Berita Madura

Tunjukkan Gelagat Mencurigakan, Remaja di Bangkalan Ditangkap Polsek Galis, Ada Benda ini di Celana

Unit Reskrim Polsek Galis menangkap Arik, warga Desa Daleman Kecamatan Galis susai menunjukkan gelagat mencurigakan.

Tunjukkan Gelagat Mencurigakan, Remaja di Bangkalan Ditangkap Polsek Galis, Ada Benda ini di Celana
Ilustrasi Curanmor
Tunjukkan Gelagat Mencurigakan, Remaja di Bangkalan Ditangkap Polsek Galis, Ada Benda ini di Celana 

SURYA.co.id | Bangkalan - Unit Reskrim Polsek Galis menangkap Arik, warga Desa Daleman Kecamatan Galis susai menunjukkan gelagat mencurigakan.

Remaja berusia 19 tahun itu kedapatan membawa senjata tajam (sajam) jenis celurit dan kunci letter T, Sabtu (8/6/2019) malam.

Celurit sepanjang 70 centimeter itu diselipkan di pinggang kiri. Sedangkan sebuah kunci T lengkap dengan 4 buah mata kunci itu di temukan di saku belakang celana jins pendek.

Kassubag Humas Polres Bangkalan Iptu Suyitno mengungkapkan, penggeledahan terhadap tersangka Arik dilakukan ketika ia berada di Jalan Desa Banyubunih Kecamatan Galis.

"Selain sebilah celurit dan kunci T, kami juga mendapati sebuah magnet warna hitam yang digunakan untuk membuka pengaman atah penutup kontak kunci sepeda motor," ungkapnya, Minggu (9/6/2019).

Magnet itu disampaikan tersangka Arik untuk membuka pengaman atau penutup kunci sepeda motor. Sebelum membobol kunci motor dengan letter T.

Suyitno menjelaskan, penggeladahan terhadap tersangka Arik berawal dari gelar patroli rutin dipimpin Kanit Reskrim Aipda Kurniawan ke pelosok-pelosok di Kecamatan Galis.

"Kami mendapatkan gelagat mencurikan dari tersangka. Setelah kami geledah, ada celurit dan kunci letter T di tubuhnya," jelasnya.

Di hapadan polisi, Ari mengaku keberadaannya di Jalan Desa Banyubunih itu memang sedang mencari sasaran sepeda motor.

"Ia juga mengaku bahwa sekitar dua bulan yang lalu pernah melakukan pencurian sepeda motor Honda Bear di kawasan Surabaya dan di Bangkalan," papar Suyitno.

Arik dijerat Pasal 2 Ayat (1) Undang-undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 karena membawa atau menyimpan sajam tanpa dilengkapi ijin.

"Kami juga mengembangkan pengakuan tersangka terkait pencurian dua motor itu," pungkasnya.

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Akira Tandika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved