Lebaran 1440 H

Tim SAR Pantau Situasi Pantai Payangan Jember dengan Naik Kuda 

Pantai yang dijaga oleh personel gabungan di antaranya Pantai Payangan. Nah, di pantai ini ada pemandangan unik dari petugas.

Tim SAR Pantau Situasi Pantai Payangan Jember dengan Naik Kuda 
surya.co.id/sri wahyunik
Tim SAR Kabupaten Jember dengan naik kuda berpatroli di kawasan Pantai Payangan, Minggu (9/6/2019). 

Surya.co.id |JEMBER -  Pantai selatan Kabupaten Jember selalu menjadi jujugan warga yang ingin menghabiskan liburan, termasuk libur Lebaran. Pantai selatan di Jember yang dikunjungi banyak wisatawan antara lain Pantai Papuma, Watu Ulo, juga kompleks Pantai Payangan (Payangan, Seruni, Seroja, juga Teluk Love).

Guna menjaga keamanan wisatawan di pantai-pantai tersebut, petugas gabungan berjaga di pantai tersebut selama masa libur Lebaran yang disusul libur sekolah sampai 16 Juni 2019.

Pantai yang dijaga oleh personel gabungan di antaranya Pantai Payangan. Nah, di pantai ini ada pemandangan unik dari petugas. Pemandangan unik itu datang dari petugas berseragam oranye, bertuliskan SAR.

Sebab mereka menaiki kuda untuk berpatroli di pantai tersebut. Mereka yang berpatroli memakai kuda berseragam oranye itu adalah Tim Rescuer Basarnas Pos SAR Jember.

Tidak hanya menaiki kuda, tim penyelamat itu juga membawa alat apung dan megaphone sambil berpatroli menyisir pantai. Petugas sesekali mengimbau kepada pengunjung pantai supaya tidak mandi di laut. Petugas juga mendekati warga yang bermain ombak terlalu ke tengah, supaya mereka minggir ke tepian pantai.

"Di sela patroli, tim SAR gabungan menyampaikan himbauan kepada para wisatawan agar tidak melakukan aktivitas, seperti mandi atau bermain air di perairan pantai. Tim Rescuer mengendarai kuda untuk berpatroli. Kami lakukan selama libur Lebaran 2019 ini," ujar Koordinator Basarnas Pos SAR Jember, Asnawi Suroso kepada Surya, Minggu (9/6/2019).

Asnawi menambahkan, imbauan tersebut dimaksudkan untuk menjaga keselamatan para wisatawan dari kejadian yang tidak diinginkan, misalnya kejadian terseret ombak dan tenggelam. Hal ini mengingat karakteriatik ombak laut selatan yang besar.

Ada dua kuda yang dipergunakan untuk berpatroli. Dengan menggunakan kuda, rescuer akan lebih mudah menyusuri pasir pantai guna menghampiri pengunjung yang bermain air laut dan membahayakan dirinya sendiri.

"Meskipun kadang berkali-kali diingatkan yang namanya pengunjung ada juga yang tetep nekad bermain air laut," imbuhnya.

Sementara itu dari segi jumlah wisatawan yang berkunjung di pantai Payangan menunjukkan adanya peningkatan. Berdasarkan data dari pihak pengelola, ada sekitar 350 orang yang berkunjung di pantai Payangan pada H+3 Lebaran, baik wisatawan lokal Jember maupun dari luar Jember.

Dalam patroli siaga SAR khusus Lebaran ini, tim SAR gabungan juga menyiagakan sejumlah peralatan SAR, di antaranya peralatan pertolongan korban kecelakaan air, peralatan medis dan evakuasi darurat.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved