Ani Yudhoyono Meninggal Dunia

Pencetus Panggilan Memo untuk Ani Yudhoyono Terungkap, Berawal dari Peristiwa Sederhana Seperti ini

Pencetus Panggilan Memo untuk Ani Yudhoyono Terungkap, Berawal dari Peristiwa Sederhana Seperti ini

Pencetus Panggilan Memo untuk Ani Yudhoyono Terungkap, Berawal dari Peristiwa Sederhana Seperti ini
Instagram/ @agusyudhoyono, @aniyudhoyono
Ani Yudhoyono 

Dikarenakan penerbangan sedang padat, mereka hanya mendapat satu tiket yang akhirnya dipakai oleh AHY.

AHY pun berangkat ke Singapura pada Rabu sore.

Sedangkan Annisa menyusul di Kamis sorenya.

"Pas hari ketiga saya harusnya berangkat ke Singapura.

Ibu tu masuk ICU hari rabu, mas Agus langsung terbang.

Karena kan hari itu penuh sekali tidak ada tiket, hanya dapet satu, jadi mas Agus pergi duluan.

Nah, saya di hari Kamisnya sore," papar Annisa.

Mimpi datang saat Annisa ketiduran setelah melakukan bekam.

Tak seperti biasa Annisa tertidur setelah melakukan bekam.

Annisa berujar kalau setelah bekam, biasanya dirinya langsung beraktivitas.

"Jadi kemudian saya mimpi.

Saya pagi-pagi itu abis bekam.

Biasanya habis bekam saya langsung beraktivitas.

Tapi itu ngantuk sekali habis dibekam, saya sebentar ya tidur ya sebentar," ceritanya.

Merasa baru tidur sebentar, Annisa merasa seperti dipanggil oleh sang ibu mertua.

Annisa pun merasa aneh lantaran dirinya berada di Jakarta, sedangkan mertua di Singapura.

"Hanya dua tiga menit, tiba-tiba ibu (Ani Yudhoyono) manggil.

Padahal saya di rumah saya di Jakarta. Biasa kalau manggil saya itu khas banget. 'Mam, mam' gitu.

Saya kebangun, ini kan di rumah saya bukan di Singapura," ungkapnya.

Annisa pun terkejut ketika dipanggil oleh Ani.

Seperti yang diceritakan oleh Annisa, istri SBY tampak berdiri di tangga.

Kondisinya pun sudah sakit namun belum separah yang terakhir.

Annisa yang kaget ditemui oleh Ani pun bingung dan menanyakan kenapa sang mertua ada di rumah.

"Saya sampai jatuh gitu lagi bawa barang.

Ibu di tangga gitu, memang kelihatan sudah sakit, tapi masih belum separah yang terakhir gitu.

Terus (saya bilang) 'Loh, Memo kok di sini, Memo lagi ngapain?

Terus saya tanya 'Memo ngapain, kok Memo ada di sini?'," jelas Annisa.

Dalam mimpi Annisa, istri SBY mengatakan kalau beliau ingin meminta CV suaminya.

Ani pun membeberkan alasan kalau dirinya meminta CV tersebut lantaran akan berpisah dengan SBY.

Annisa pun menanyakan kemana sang mertua akan pergi.

Ani hanya menjawab kalau dirinya ingin mencari aktivitas.

"'Enggak, Memo mau minta CV-nya Pepo', katanya gitu.

'Buat apa, Mo, CV-nya Pepo?'.

'Kan mau pisah'.

'Memo mau ke mana?'.

'Memo mau cari aktivitas'," lanjutnya.

Merasa tak enak, Annisa tersadar dan seolah mimpi tersebut begitu nyata.

"Terus habis itu saya bangun, saya udah nggak enak banget karena itu nyata sekali rasanya.

Suaranya Memo manggil-manggil itu saya denger," paparnya.

Sadar hanya mimpi, Annisa justru tak ingin cepat-cepa bangun lantaran ingin mendengar kelanjutan pesan Ani.

"Saya tu tahu kalau itu mimpi, tapi saya bilang ke diri saya, jangan bangun, jangan bangun, denger apa yang mau dikatakan Memo setelah itu," tuturnya.

Terbangun dari mimpinya, Annisa menangis.

Ketika melihat handphone, Annisa mendapat pesan dari sang suami di grup WhatsApp keluarga yang meminta semua segera ke Singapura.

"Terus saya langsung nangis.

Saya melihat whatsapp, mas Agus digrup udah bilang 'semua cepetan sekarang harus ke sini'.

Wah, itu udah pertanda nggak enak," kata istri Agus Yudhoyono ini.

Ibu satu anak ini pun langsung bergegas ke bandara.

Ketika sampai di Singapura, kondisi Ani Yudhoyono semakin memburuk hingga akhirnya meninggal dunia.

"Saya di bandara, saya harus cepet-cepet ke bandara.

Akhirnya ketika saya sampai sana, ibu itu udah sesak sekali napasnya.

Udah, perasaan saya udah nggak enak aja ya dengan hal itu.

Memang nggak lama setelah itu Memo berpulang," pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di Tribun Style dengan judul Firasat Annisa Pohan Sebelum Ani Yudhoyono Wafat, Didatangi Lewat Mimpi & Pesannya Jadi Kenyataan

Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved