Lebaran 2019

Jokowi Tiba-tiba Dihampiri Pria saat Gelar Open House di Istana Negara, Sempat Nangis dan Sujud

Jokowi langsung kaget ketika ada seorang pria tak dikenal yang menghampirinya sambil menangis dan sujud.

Jokowi Tiba-tiba Dihampiri Pria saat Gelar Open House di Istana Negara, Sempat Nangis dan Sujud
Kompas.com/istimewa
Jokowi Tiba-tiba Dihampiri Pria saat Gelar Open House di Istana Negara, Sempat Nangis dan Sujud 

SURYA.co.id - Jokowi langsung kaget ketika ada seorang pria tak dikenal yang menghampirinya sambil menangis dan sujud.

Momen tersebut terjadi saat Jokowi menggelar acara Open House di Istana Negara, Jakarta, Rabu (5/6/2019).

Pria yang menangis sambil sujud di depan Jokowi itu merupakan tamu dari masyarakat umum yang memang dipersilakan hadir ke gelaran Open House.

Akhirnya Prabowo Bertemu Jokowi Terwujud Disebut Jenderal (Purn) Moeldoko Tinggal Tunggu Waktu

Awalnya, Presiden serta Ibu Negara berdiri di tengah ruang depan Istana Negara. Mulai dari pejabat negara hingga masyarakat umum bergantian bersalaman dengan keduanya.

Sekitar pukul 10.30 WIB, salah seorang tamu laki-laki berbaju putih sampai pada antrean depan. Tinggal beberapa orang lagi, ia sudah berhadap-hadapan dengan Kepala Negara.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Kompas.com, pria paruh baya itu sempat meminta izin kepada salah seorang anggota pasukan pengamanan presiden (Paspampres) di pintu masuk untuk bisa bercakap-cakap dengan Presiden.

"Tadi dia sempat bilang, 'Pak izin, saya nanti ya ada yang mau saya ungkapkan ke Pak Jokowi, boleh ya? Dia bilang begitu," ujar salah seorang petugas yang dikutip dari Kompas.com dalam artikel 'Seorang Tamu "Open House" Tiba-tiba Sujud di Depan Jokowi dan Iriana'.

Anggota Paspampres itu kemudian menyarankan pria tersebut untuk tidak berlama-lama saat berhadapan dengan Presiden. Sebab, antrean masih mengular hingga luar Istana.

"Paspampres lalu bilang, 'Maaf Pak, lebih baik nanti salaman saja'. Tapi Bapak itu sampai bilang lagi, dia minta lagi ingin bicara sebentar sama Presiden," lanjut dia.

Tapi, Paspampres tetap melarangnya untuk bercakap-cakap terlalu lama dengan Presiden.

Halaman
12
Editor: Akira Tandika
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved