Berita Bojonegoro

Residivis Pembobol Sejumlah Rumah Sakit Lintas Kota Lumpuh Terkena Timah Panas

Pelaku merupakan spesialis pembobol barang berharga atau uang tunai di sejumlah rumah sakit, sedikitnya ada tujuh rumah sakit yang digarong olehnya

Residivis Pembobol Sejumlah Rumah Sakit Lintas Kota Lumpuh Terkena Timah Panas
SURYA.co.id/M. Sudarsono
Kapolres Bojonegoro, AKBP Ary Fadli didampingi PJU menunjukkan barang bukti pelaku spesialis pencuri di rumah sakit, Senin (3/6/2019) 

SURYA.co.id | BOJONEGORO - Adi Nugroho (37), warga Kecamatan Ngesrep, Kota Semarang, tak berkutik usai dilumpuhkan petugas Satreskrim Polres Bojonegoro, di salah satu wilayah di Solo, Jawa Tengah, Minggu (2/6/2019).

Adi merupakan spesialis pembobol barang berharga atau uang tunai di sejumlah rumah sakit. Setidaknya, ada tujuh rumah sakit yang digarong oleh pelaku seorang diri.

Di antaranya, RSUD Bojonegoro, RSUD Tuban, RSUD Rembang, RSUD Tegal, RSUD Purwodadi, RSUD Pekalongan dan RSUD Cirebon.

"Pelaku kita tangkap di Jawa Tengah, dia spesialis pembobol rumah sakit," Kata Kapolres Bojonegoro, AKBP Ary Fadli kepada wartawan, Senin (3/6/2019).

Dia menjelaskan, pelaku yang diketahui merupakan residivis itu sempat melawan saat akan ditangkap petugas kepolisian.

Sehingga, dengan berbagai pertimbangan akhirnya petugas menembak kedua kaki pelaku dengan timah panas.

Saat menjalankan aksinya, pelaku juga tertangkap kamera CCTV milik RSUD Bojonegoro. Kemudian dilakukan penyelidikan lebih lanjut hingga berujung pada penangkapan.

"Ya pelaku melawan hingga akhirnya kita tembak bagian kakinya, aksinya terekam CCTV," terang AKBP Ary Fadli.

Dalam menjalankan aksinya, pelaku bermodus sebagai pengunjung rumah sakit, lalu berkeliling ke sejumlah ruangan untuk memantau kondisi.

Setelah menemukan sasaran, berupa laptop yang berada di ruangan sepi lalu langsung diambil. Begitupun uang yang berada di dalam laci juga digasak.

"Ya menggunakan obeng sebagai alat bantu untuk mencongkel laci maupun jendela. Pelaku dijerat dengan Pasal 363 ayat (1 ) KUHP ancaman pidana tujuh tahun penjara," Pungkasnya.(nok)

Berikut daftar rumah sakit yang dicuri beserta kerugiannya.

1. RSUD Bojonegoro, pelaku menggondol tujuh laptop dan uang tunai sebesar Rp 1,2 juta
2. RSUD Tuban, pelaku mencuri dua unit laptop dan uang tunai sebesar Rp 12 juta
3. RSUD Rembang, pelaku mencuri dua unit laptop
4. RSUD Tegal, pelaku berhasil mencuri satu unit laptop
5. RSUD Purwodadi, pelaku mencuri satu unit laptop dan uang tunai sebesar Rp 2,5 juta
6. RSUD Pekalongan, pelaku mencuri dua unit laptop
7. RSUD Cirebon, pelaku mencuri uang tunai sebesar Rp 500 ribu.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved