Berita Banyuwangi

Bupati Banyuwangi Minta Layanan Warga Miskin Jangan Terganggu Liburan Lebaran 2019

Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, mengunjungi sejumlah warga lanjut usia (lansia) penerima program Rantang Kasih

Bupati Banyuwangi Minta Layanan Warga Miskin Jangan Terganggu Liburan Lebaran 2019
Surabaya.Tribunnews.com/Haorrahman
Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, mengunjungi sejumlah warga lanjut usia (lansia) penerima program Rantang Kasih 

SURYA.co.id | BANYUWANGI - Di pengujung Ramadan, Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, mengunjungi sejumlah warga lanjut usia (lansia) penerima program Rantang Kasih, program yang mendistribusikan makanan bergizi gratis setiap hari ke ribuan warga kurang mampu.

Salah satunya ke rumah Ibu Sehati (90) di Dusun Jajangsurat, Desa Karangbendo, Kecamatan Rogojampi.

"Selama libur Lebaran ini, saya ingin memastikan layanan-layanan sosial ke masyarakat kurang mampu, seperti untuk para lansia ini, terus berjalan dengan baik. Misalnya program Rantang Kasih harus jalan, lansia yang kondisinya sakit juga tetap dipantau oleh Puskesmas," ungkap Anas, Senin (3/5/2019).

“Dinas Kesehatan selalu saya ingatkan untuk menyupervisi pemberian makanan ini, harus menyehatkan, dan jangan sampai keliru misalnya ada lansia tidak boleh daging kok malah tiap hari dikirimi daging,” imbuh Anas.

Sehati selama ini hidup sebatangkara. Suaminya telah meninggal belasan tahun silam. Begitu juga dengan ketiga anaknya telah meninggal dunia. Hanya ada 3 orang cucu saja yang masih hidup.

"Tapi tinggalnya jauh. Ada yang di Rogojampi, ada yang Cluring. Yang tinggal di sini, masih belum kawin. Tapi, rumahnya pisah," cerita Sehati.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya, Sehati masuk dalam program Rantang Kasih. Dalam program itu, para lansia miskin mendapatkan kiriman rantang makanan siap saji setiap hari secara gratis.

Total ada 3.071 penerima program Rantang Kasih yang dananya berasal dari kolaborasi APBD Banyuwangi, Badan Amil Zakat, dan alokasi dana desa (ADD).

"Beruntung ada program Rantang Kasih ini, saya tidak perlu repot lagi. Di tengah fisik yang tidak kuat ini, program ini sangat membantu saya. Makanannya enak lagi. Kalaua puasa, mengirim makanannya sore hari. Jumlahnya sudah cukup untuk makan tiga kali sampai sahur," ujarnya.

Kediaman Sehati juga telah mendapatkan bantuan bedah rumah. Sehingga rumahnya yang berupa bilik bambu telah diganti dinding tembok. Lantainya juga telah diplester dengan semen serta dilengkapi dengan toilet.

Halaman
12
Penulis: Haorrahman
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved