Pengusaha Sepatu Mojokerto Dilaporkan Karena Ngemplang Pinjaman di Tulungagung

Pengusaha sepatu di Mjokerto dilaporkan ke polisi karena diduga menipu dan menggelapkan dana pinjaman puluhan juta Rupiah

Pengusaha Sepatu Mojokerto Dilaporkan Karena Ngemplang Pinjaman di Tulungagung
tribunnews.com
ilustrasi 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Seorang pengurus koperasi melapor ke Polres Tulungagung, NYD karena mengaku ditipu seorang nasabah peminjam.

Berjanji melunasi pinjamannya, nasabah perempuan berinisial LTF (41), awal Jalan Pakuncen Kabupaten Mojokerto ini, malah membayar dengan cek kosong.

Menurut penuturan NYD kepada penyidik, perkara ini bermula pada Oktober 2018, LTF datang menemuinya.

Saat itu LTF mengaku sedang butuh modal untuk membeli mesin pembuatan sepatu.

NYD sepakat untuk memberi pinjaman sebesar Rp 70 juta kepada LTF.

“Saat itu terlapor memberikan cek mundur. Ada tiga cek yang diberikan untuk pelunasan,” terang Kasubag Humas Polres Tulungagung, AKP Sumaji, Minggu (2/6/2019).

Cek yang diberikan LTF atas nama Hadi Siswo, beralamat di Jalan Prajurit Kulon Mojokerto.

Cek masing-masing jatuh tempo pada 18 Desember 2018 senilai Rp 20 juta, 22 Desember 2018 senilai Rp 25 juta dan 26 Januari 2019 senilai Rp 25 juta.

Saat cek pertama jatuh tempo, NYD mencairkan di sebuah bank swasta, namuan ternyata gagal.

“Saat proses pencairan diketahui, cek tersebut ternyata kosong, tidak bisa dicairkan,” sambung Sumaji.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved