Ani Yudhoyono Meninggal Dunia

Gubernur Khofifah Ajak Pemudik Jatim Kirim Doa untuk Almarhumah Ani Yudhoyono

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak lima ribu orang peserta Mudik Bareng Gratis untuk berkirim doa bagi almarhumah Ani Yudhoyono

Surabaya.Tribunnews.com/Fatimatuz Zahro
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memimpin doa untuk Ani Yudhoyono sebelum memberangkatkan peserta Mudik Gratis Pemprov Jatim, Minggu (2/6/2019). Fatimatuz zahroh.surya 

SURYA.co.id |SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyempatkan diri untuk mengajak lima ribu orang peserta Mudik Bareng Gratis yang diberangkatkan hari ini, Minggu (2/6/2019), untuk berkirim doa bagi Ani Yudhoyono, istri Presiden RI ke-6 yang kemarin baru saja wafat kembali ke Rahmatullah.

Menurutnya, kabar duka meninggalnya Ani Yudhoyono adalah duka warga Jawa Timur.

Oleh sebab itu sebelum memberangkatkan para peserta mudik gratis dari depan kantor Dinas Perhubungan Jawa Timur di Jalan Ahmad Yani, ia memimpin doa untuk ditujukan pada almarhumah Ani Yudhoyono yang wafat usai berjuang melawan penyakit kanker darah.

"Kemarin kita semua menerima kabar duka, Ibu Ani Yudhoyono, dipanggil Allah keharibaannya. Mari kita sejenak berkirim doa, mendoakan beliau agar khusnul khotimah dan mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah," ucap Khofifah sebelum memimpin doa.

Lebih lanjut, Khofifah juga mengatakan bahwa usai pemberangkatan mudik bareng ini, ia akan segera menuju ke bandara Juanda dan bertolak menghadiri prosesi pemakaman ibu negara yang sepuluh tahun mendampingi Presiden RI ke 6 Susilo Bambang Yudhoyono.

"Nanti sore saya akan datang ke prosesi pemakaman ibu Ani Yudhoyono di TMP Kabibata. Pak Emil (Wagub Jatim) sudah mendahului tadi malam," kata Khofifah.

Khofifah mengatakan bahwa dengam hadir langsung ke prosesi pemakaman almarhumah Ani Yudhoyono, ia juga akan menyampaikn doa dan ucapan bela sungkawa seluruh warga Jawa Timur.

"Saya akan ke sana menyampaikan duka, bela sungkawa, dan menjadi representasi warga masyarakat Jawa Timur yang turut kehilangan sosok Ibu Ani Yudhoyono," tambahnya.

Malam lalu, Khofifah juga mengajak seluruh jamaah salat tarawih di Masjid Al Akbar untuk mendirikan salat ghaib untuk Ibu Ani Yudhoyono.

Begitu juga Wagub Jatim Emil Dardak bersama para gus dan ulama Jawa Timur juga mendirikan salat ghaib di Gedung Negara Grahadi untuk Ani Yudhoyono.

Sebagaimana diketahui bahwa Ani Yudhoyono meninggal usai empat bulan dirawat intensif di Rumah Sakit National University Hospital (NUH) Singapura akibat menderita penyakit kanker darah.

Selama empat bulan dirawat, almarhumah Ani Yudhoyono diketahui selalu gigih dan semangat untuk melawat penyakit leukimia yang diderita. Mulai dari proses kemoterapi hingga sempat direncanakan akan dilakukan operasi donor sumsum tulang belakang dari sang adik.

Kondisi almarhumah Ani Yudhoyono diketahui sempat membaik dan diizinkan dokter untuk keluar dari kamar perawatan pada pertengahan Mei lalu dan diperbolehkan untuk menghirup udara segar secara langsung.

Akan tetapi Allah berkehendak lain. Almarhumah Ani Yudhoyono mengalami penurunan kondisi dan kembali dirawat di ICU. Ani Yudhoyono mengalami kritis hingga menghembuskan nafas terakhir pada Sabtu (1/6/2019) 11.50 waktu Singapura.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved