Berita Pasuruan

Cara Pecinta Musik Beatbox Jatim Memperingati Hari Lahirnya Pancasila

Puluhan pecinta musik Beatbox perwakilan dari sejumlah wilayah di Jawa Timur, diajak untuk mengisi peringatan hari lahir pancasila dengan hal positif

Cara Pecinta Musik Beatbox Jatim Memperingati Hari Lahirnya Pancasila
Surabaya.Tribunnews.com/Galih Lintartika
Puluhan pecinta musik Beatbox perwakilan dari sejumlah wilayah di Jawa Timur, diajak untuk mengisi peringatan hari lahir pancasila dengan hal yang positif. 

SURYA.co.id | PASURUAN - Puluhan pecinta musik Beatbox perwakilan dari sejumlah wilayah di Jawa Timur, diajak untuk mengisi peringatan hari lahir pancasila dengan hal yang positif.

East Java Beatbox, menggelar acara silaturahmix di Warung Kopi AW, Pandaan, Pasuruan, Sabtu (1/6/2019) malam. I

Ini merupakan ajang pertemuan bagi para penyuka beatbox di daerah Pasuruan, Probolinggo, Surabaya, Sidoarjo, Bangkalan, Sumenep, Malang dan sejumlah daerah lainnya di Jawa Timur.

Selain silaturahim, ada kegiatan bagi - bagi takjil, buka bersama hingga battle beatbox, atau adu tarung yang memperebutkan hadiah utama uang tunai bagi para pemenangnya.

Acara ini sangat ganyeng sekali. Anak - anak muda yang mendominasi dalam acara ini , tampak menikmati serangkaian kegiatannya.

Termasuk, ngaji nasionalisme. Generasi milenial diajak untuk mengaplikasikan nilai - nilai pancasila di dalam kehidupan sehari - hari. Makna masing - masing sila harua diserapi untuk menjadi pembelajaran diri.

Andri Wahyudi, anggota DPRD Kabupaten Pasuruan mengatakan, dalam kesempatan ini, dirinya ingin mengajak anak - anak muda yang mayoritas masih duduk di bangku SMA, untuk menjadi generasi penerus bangsa yang menjunjung tinggi Pancasila.

"Jadikan pancasila untuk menjalani tantangan dan kehidupan di masa yang akan datang. Isi kemerdekaan dengan nilai - nilai pancasila. Termasuk hari ini. Bagi saya, ini bukti bahwa anak - anak muda Pasuruan dan Jawa TImur sudah menjadi anak - anak muda yang cinta akan pancasila," katanya.

Pria yang juga terlibat dalam acara ini mengaku bahwa bagi - bagi takjil, buka bersama dan lomba ini merupakan salah satu contoh mengisi atau memperingati hari pancasila dengan kegiatan positif.

"Jauhi narkoba dan stop hoax. Jadi anak muda yang cerdas, tidak lemah, dan menjadi generasi milenial yang bisa memimpin Indonesia lebih baik ke depannya," pungkas dia. 

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved