Ani Yudhoyono Meninggal Dunia

Gubernur Khofifah Ajak Warga Salat Ghaib untuk Ani Yudhoyono di Masjid Al Akbar Seusai Tarawih

Kabar duka meninggalnya Ani Yudhoyono, Sabtu (1/6/2019), membawa duka mendalam bagi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Gubernur Khofifah Ajak Warga Salat Ghaib untuk Ani Yudhoyono di Masjid Al Akbar Seusai Tarawih
dok
Ani Yudhoyono saat mendampingi Khofifah Indar Parawansa kampanye Pilgub Jawa Timur di Pantai Gemah Tulungagung Jawa Timur, Minggu (25/2/2018). 

SURYA.CO.ID | SURABAYA - Kabar duka meninggalnya Ani Yudhoyono, Sabtu (1/6/2019), membawa duka mendalam bagi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Menurut Gubernur Khofifah, wafatnya almarhumah Ani Yudhoyono adalah duka bagi seluruh warga Jawa Timur dan Indonesia.

Untuk itu, Gubernur Khofifah mengajak seluruh warga Jawa Timur untuk mendirikan salat ghaib untuk almarhumah Ibu Ani Yudhoyono.

Salat ghaib akan dilakukan nanti malam seusai salat tarawih di Masjid Al Akbar Surabaya.

"Saya mengajak seluruh masyarakat Jawa Timur untuk salat ghaib untuk Ibu Ani bersamaan dengan salat tarawih di Masjid Al Akbar nanti malam," kata Khofifah, pada Surya, siang.

Tidak hanya itu, bagi masyarakat yang beragama lain, ia juga mengajak agar seluruh warga Jawa Timur untuk ikut mendoakan almarhumah Ibu Ani Yudhoyono sesuai dengan keyakinan masing-masing.

"Untuk umat yang beragama lain silahkan mendoakan sesuai agama dan keyakinan masing-masing," tandasnya

Sebagaimana diketahui bahwa Ibu Ani Yudhoyono meninggal usai empat bulan dirawat intensif di Rumah Sakit National University Hospital (NUH) Singapura akibat menderita penyakit kanker darah.

Selama empat bulan dirawat, almarhumah Ani Yudhoyono diketahui selalu gigih dan semangat untuk melawat penyakit leukimia yang diderita. Mulai dari proses kemoterapi hingga sempat direncanakan akan dilakukan operasi donor sumsum tulang belakang dari sang adik.

Kondisi almarhumah Ani Yudhoyono diketahui sempat membaik dan diizinkan dokter untuk keluar dari kamar perawatan pada pertengahan Mei lalu dan diperbolehkan untuk menghirup udara segar secara langsung.

Halaman
12
Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved