Grahadi

Berita Surabaya

Sidak RPH Pegirikan Surabaya Waktu Dini Hari, Khofifah Pastikan Stok Daging Sapi di Jatim Aman

Keseriusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur dalam memastikan stok bahan pangan di Jawa Timur aman hingga pasca lebaran terus dilakukan.

Sidak RPH Pegirikan Surabaya Waktu Dini Hari, Khofifah Pastikan Stok Daging Sapi di Jatim Aman
Surabaya.Tribunnews.com/Fatimatuz Zahro
Petugas RPH pegirikan Surabaya sedang menangani daging sapi yang baru dipotong untuk didistribusikan ke pasar-pasar di Surabaya jelang Lebaran 2019 

SURYA.co.id| SURABAYA - Keseriusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur dalam memastikan stok bahan pangan di Jawa Timur aman hingga pasca lebaran terus dilakukan.

Usai sehari sebelumnya mengecek stabilitas harga daging sapi di Pasar Pucang, pagi dini hari ini, Jumat (31/5/2019), Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau kondisi Rumah Potong Hewan (RPH) di Pegirikan Kecamatan Semampir, Surabaya.

Gubernur Khofifah itu meninjau langsung ketersediaan sapi di RPH Pegirikan, memantau proses pemotongan sapi, hingga memastikan bahwa proses penyembelihan sapi dilakukan dengan cara sesuai syariat Islam dan halal.

Dari hasil peninjauan tersebut, Khofifah memastikan bahwa stok daging sapi Jawa Timur dalam kondisi aman. Bahkan berdasarkan data dari Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur, ketersediaan daging sapi Jawa Timur di bulan Juni mendatang masih surplus sekitar 30 ribu ton.

"Kembali yang ingin saya sampaikan stok daging sapi di Jatim jelang dan pasca lebaran aman. Kita lihat di sini per hari RPH Pegirikan yang biasa memotong 150 ekor sapi, jelang lebaran ini mulai naik mencapai 200 ekor per hari. Diprediksi nanti di H-3 lebaran akan memotong 250 an ekor sapi," ucap Khofifah.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat meninjau Rumah Potong Hewan (RPH) Pegirikan Kecamatan Semampir, Surabaya, Jumat (31/5/2019) dini hari. Fatimatuz Zahroh.surya
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat meninjau Rumah Potong Hewan (RPH) Pegirikan Kecamatan Semampir, Surabaya, Jumat (31/5/2019) dini hari. Fatimatuz Zahroh.surya (Surabaya.Tribunnews.com/Fatimatuz Zahro)

Meski permintaan daging sapi naik jelang lebaran, namun Khofifah menyebut bahwa hal tersebut tidak masalah lantaran ketersediaan hewan sapi di Jawa Timur juga masih melimpah. Sebagai daerah yang produktif di sektor peternakan di Jawa Timur masih ada 4,6 juta ekor sapi.

Sapi di Jawa Timur banyak dihasilkan dari kawasan Sumenep, Probolinggo, dan sekitarnya. Dan disebut masih cukup untuk memenuhi kebutuhan warga masyarakat Jawa Timur hingga pasca lebaran nanti meskipun ada peningkatan permintaan.

"Di RPH ini kita juga lihat stok hewannya cukup. Artinya stok dagingnya cukup," tegasnya usai melihat hewan sapi di belakang RPH yang masih belum dipotong.

Pasalnya sapi-sapi yang didatangkan dari luar Surabaya ditransitkan dahulu minimal delapan jam sebelum dipotong. Setelah itu baru dilakukan pemeriksaan kesehatan sebelum dinyatakan boleh dipotong dan dikonsumsi oleh dokter hewan di RPH.

"Saya harap seluruh masyarakat Jawa Timur bisa mendapatkan daging kualitas terbaik. Dan bagi warga Muslim kita pastikan bahwa di RPH ada kualifikasi yang akan memotong sapi harus kursus dari Pemprov dan bersetifikat sebagai juru penyembelih halal (juleha). Jadi dipastikan kehalalannya," tegas wanita yang juga pernah menjabat sebagai Menteri Sosial ini.

Halaman
12
Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved