Berita Surabaya

Reaksi Warga Surabaya Seusai Underpass Satelit Dibuka, 'Tak Lagi Macet, Tapi Kurang Rambu-Rambu'

Underpass Satelit Mayjend Sungkono akhirnya resmi dibuka Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini

Reaksi Warga Surabaya Seusai Underpass Satelit Dibuka, 'Tak Lagi Macet, Tapi Kurang Rambu-Rambu'
surya/delya octovie
Underpass Satelit Mayjend Sungkono resmi dibuka, Jumat (31/5/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Underpass Satelit Mayjend Sungkono akhirnya resmi dibuka Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Jumat (31/5/2019). Peresmian underpass bertepatan dengan Hari Jadi Kota Surabaya yang ke-726.

Kedua jalur sudah bisa dilewati pengendara baik mobil maupun motor. Salah satu pengendara sekaligus warga Mayjen Sungkono, Koes Dwi Yanti (21), menilai dengan adanya Underpass Satelit masalah kemacetan bakal teratasi. Ia tak lagi harus berjibaku mencari celah untuk menerobos kemacetan di Jalan Mayjend Sungkono-HR Muhammad.

"Underpass Satelit ini menurut saya sangatlah membantu mengurai kemacetan," kata Dwi, Jumat (31/5/2019).

Kendati demikian, Dwi menuturkan rambu-rambu penunjuk arah di area Underpass Satelir masih belum jelas dan membingungkan.

Akibatnya, saat melintas, dirinya kerap salah arah atau tersesat.

"Rambu-rambu penunjuk arah di persimpangan atas underpass tepatnya arah ke jalan tol dari HR Muhammad atau Jalan Kupang Indah. Saya berharap pemerintah menambah rambu petunjuk arah. Selain itu juga menambah lampu penerangan agar rambu-rambu terlihat jelas," harapnya.

Rochmahning Tyas (23) mengatakan hal senada.

Pembangunan underpass bisa menyelesaikan masalah kemacetan di Jalan Mayjen Sungkono-HR Muhammad.

"Saya tadi pulang kerja di PTC, pukul 18.00 WIB jalan HR Muhammad menuju ke Mayjen Sukono cukup lengang, karena underpass sudah diresmikan. Biasanya saat jam pulang kerja jalanan di sana ramai," tandas Tyas.

Penulis: Danendra Kusumawardana
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved