Berita Pasuruan

Perkuat Ukhuwah Islamiyah, Bupati Pasuruan Gus Irsyad Silaturahmi dengan Alim Ulama NU

Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf bersilaturahmi dengan para alim ulama NU di Graha PCNU Kabupaten Pasuruan

Perkuat Ukhuwah Islamiyah, Bupati Pasuruan Gus Irsyad Silaturahmi dengan Alim Ulama NU
surya/galih lintartika
Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf didampingi Wakil Bupati Pasuruan, KH Abdul Mujib Imron bersilaturrahmi dengan para alim ulama yang berada di bawah naungan Nahdhatul Ulama (NU), di Aula KH Ahmad Jufri, Graha PCNU Kabupaten Pasuruan, Kamis (30/05/2019) sore. 

SURYA.co.id | PASURUAN - Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf didampingi Wakil Bupati Pasuruan, KH Abdul Mujib Imron bersilaturahmi dengan para alim ulama yang berada di bawah naungan Nahdhatul Ulama (NU), di Aula KH Ahmad Jufri, Graha PCNU Kabupaten Pasuruan, Kamis (30/05/2019).

Silaturahmi yang dilanjut dengan acara buka puasa bersama dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya Rois Surya PCNU Kabupaten Pasuruan, KH Muzakki Birrul Alim, Ketua PCNU, KH Imron Mutamakkin; Kiai Fuad, Ketua MUI (Majelis Ulama Indonesia) Kabupaten Pasuruan, KH Nurul Huda dan kiai lainnya.

Menurut Gus Irsyad, sapaan akrab Bupati Pasuruan, peran serta kiai dan ulama sangat penting di tengah masyarakat. Utamanya dalam rangka syiar sekaligus menyampaikan pesan moral kepada seluruh lapisan masyarakat.

“Apa pun program yang akan Pemkab gulirkan ke tengah masyarakat, kami selalu butuh dukungan kiai dan ulama untuk mensyiarkan dan melakukan pendekatan pada masyarakat,” katanya.

Ditambahkan Gus Irsyad, keberadaan kiai sangatlah sakral. Utamanya di Pasuruan yang merupakan basis pondok pesantren.

Di mana sikap dan perilaku masyarakat yang sangat fanatik terhadap kiai khususnya dari kalangan Nadiyin masih tinggi.

“Kiai adalah penyeimbang di dalam kehidupan bermasyarakat. Melalui beliaulah, kita diajak untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Pesan-pesan kebaikan yang terus disampaikan agar kita menjadi manusia yang bermanfaat bagi sesame,” tambahnya.

Lebih lanjut Irsyad menegaskan, dengan selalu mengikuti arahan kiai, maka pembangunan dipastikan akan berjalan semakin baik. Sehingga ujungnya kesejahteraan masyarakat juga akan cepat tercapai.

“Keberadaan Nahdhatul Ulama adalah menjadi penyejuk, tokoh dan panutan masyarakat. Untuk itu, kita harus selalu menjaga para sesepuh, kiyai dan ulama. Kita butuh doa dan wejangan beliau semua,” jelasnya.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved