Berita Tulungagung

10 Orang Meninggal Kecelakaan Selama Ramadan 2019, Polisi Tetapkan 2 Titik Rawan Ini di Tulungagung

Sebanyak 10 orang tewas akibat kecelakaan lalu lintas di Tulungagung selama Ramadan 2019 ini.

10 Orang Meninggal Kecelakaan Selama Ramadan 2019, Polisi Tetapkan 2 Titik Rawan Ini di Tulungagung
Surabaya.Tribunnews.com/David Yohanes
Jembatan kecil di perbatasan Desa Kepuhrejo dan Pulerejo, Kecamatan Ngantru, Tulungagung menjadi salah satu titik rawan kecelakaan. 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Sebanyak 10 orang tewas akibat kecelakaan lalu lintas di Tulungagung selama Ramadan 2019 ini. 

Tingginya angka korban ini rata-rata disebabkan perilaku pengendara yang ugal-ugalan di jalan, atau kecerobohan pengendara.

Polisi pun telah menetapkan dua black spot  (titik rawan) kecelakaan di Tulungagung.

Dua titik itu adalah di ruas jalan Kepuhrejo, Kecamatan Ngatru dan di jalur Karangrejo-Kauman, tepatnya di Sedayu.

“Dua titik itu mempunyai angka kecelakaan yang tinggi,” ujar Kanit Laka Lantas, Satlantas Polres Tulungagung, Iptu Diyon Fitriyanto, Kamis (30/5/2019).

Untuk mengurangi angka kecelakaan, polisi sudah memasang spanduk peringtan di titik rawan kecelakaan.

Namun menurut Diyon, kecelakaan bermula dari perilaku pengendara.

“Harapannya dengan peringatan yang dipasang, pengendara mengurangi kecepatannya dan berperilaku sopan,” katanya.

Salah satu perilaku yang kerap membuat celaka adalah melaju dengan kecepatan tinggi.

Apalagi saat jalan sudah diperbaiki seperti saat ini, justru merangsang pengendara untuk ngebut.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved