Berita Surabaya

Madura Jadi Kawasan Ekonomi Khusus Industri Garam, Pemprov Jatim Siapkan SDM dan Bantuan Modal

Khofifah Indar Parawansa kembali menegaskan komitmennya untuk menjadikan Pulau Madura sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industri Garam.

Madura Jadi Kawasan Ekonomi Khusus Industri Garam, Pemprov Jatim Siapkan SDM dan Bantuan Modal
surabaya.tribunnews.com/Bobby Constantine Koloway
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat ditemui di Surabaya, Senin (27/5/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa kembali menegaskan komitmennya untuk menjadikan Pulau Madura sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industri Garam.

Khofifah berharap dengan adanya KEK Industri Garam, pertumbuhan ekonomi di Madura akan semakin meningkat.

Untuk mewujudkan terget tersebut, pihaknya juga berkerjasama dengan pemerintah daerah dan pemerintah pusat.

Bersama pemerintah daerah, pihaknya telah menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) dengan adanya SMK Garam.

Sekolah ini di antaranya ada di Pamekasan. Di sana sudah ada SMK Kelautan yang memiliki Program Keahlian (Progli) garam.

"Kami apresiasi Pamekasan yang paling cepat merespon dengan adanya SMK Garam," kata Khofifah ketika dikonfirmasi di Surabaya, Rabu (29/5/2019).

SMK Garam akan mendapatkan penguatan dari khusus dalam pengelolaan garam, khususnya yang ada di Madura. Termasuk, pengaplikasian teknologi untuk mengevektifkan produksi garam.

Sebab, untuk memaksimalkan kualitas dan kuantitas hasil, perlu adanya terobosan dalam produksi.

"SMK Garam akan menjadi pintu masuk dari anak mudannya," kata Khofifah yang juga Ketua Umum PP Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) ini.

SMK tersebut akan menjadi sekolah percontohan untuk daerah lain. Selain itu, siswa yang berasal dari luar Pamekasan juga bisa bersekolah di sekolah ini.

Halaman
12
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved