Berita Jember

Wabup Jember Minta Warga Ikut Partisipasi Deteksi Dini Gangguan Keamanan Jelang Lebaran 2019

Wakil Bupati Jember, KH Abdul Muqit Arief, mengajak masyarakat bisa mendeteksi dini terhadap gangguan keamanan jelang Lebaran

Wabup Jember Minta Warga Ikut Partisipasi Deteksi Dini Gangguan Keamanan Jelang Lebaran 2019
surya/sri wahyunik
Wabup Jember, Kapolres Jember dan Dandim 0824 Jember menyapa peserta apel pasukan Operasi Ketupat Semeru 2019 

SURYA.co.id | JEMBER - Wakil Bupati Jember, KH Abdul Muqit Arief, mengajak masyarakat bisa mendeteksi dini terhadap gangguan keamanan, terutama saat ini menjelang Lebaran 2019. Warga juga diminta berperan aktif untuk menjaga keamanan pribadi.

Hal ini disampaikan Kiai Muqit usai mengikuti gelar apel pasukan Operasi Ketupat Semeru 2019 di Alun-Alun Jember, dan pemusnahan narkoba dan minuman keras hasil Operasi Pekat Semeru 2019, Selasa (28/5/2019). Muqit menegaskan, masyarakat harus segera melapor jika menemukan tanda-tanda sekecil apapun hal-hal yang menjurus pada gangguan keamanan.

"Apabila masyarakat berpartisipasi secara aktif untuk menciptakan kondisi di daerah masing-masing, insyaallah, akan sangat berarti," ujar Muqit.

Muqit menambahkan, sebentar lagi umat Islam merayakan Hari Raya Idul Fitri.

Ada warga Jember yang meninggalkan rumahnya untuk mudik ke kampung halamannya.

Dia meminta warga yang mudik bisa memastikan keamanan rumahnya selama ditinggal mudik.

Sedangkan untuk warga yang saat ini bersiap menyambut Lebaran juga berhati-hati dan tetap menjaga keamanan pribadi, ketika misalnya berada di pusat perbelanjaan dan perekonomian.

Wabup Jember itu juga mengapresiasi pemusnahan barang bukti narkoba dan minuman keras hasil Operasi Pekat Semeru dan Cipta Kondisi Kamtibmas 2019 tersebut.

"Kami berharap juga dilakukan di luar bulan Ramadan, karena pemberantasan narkoba dan miras itu akan menyelamatkan generasi muda kita," tegas Kiai Muqit.

Sementara itu, Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo mengatakan barang bukti yang dimusnahkan adalah barang bukti yang ditemukan saat melaksanakan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Semeru 2019 sebelum digelarnya Operasi Ketupat Semeru 2019.

Barang bukti yang dimusnahkan yakni sabu-sabu senilai Rp 25 juta, 13.210 pil koplo, dan 18.262 botol minuman keras aneka jenis.

Sebelum pemusnahan narkoba dan minuman keras, Polres Jember menggelar apel pasukan untuk Operasi Ketupat Semeru 2019 yang dimulai 29 Mei hingga 10 Juni 2019.

"Untuk Operasi Ketupat Semeru 2019, yakni operasi pengamanan selama Lebaran 2019, kami menerjunkan 375 personel gabungan. Personel gabungan itu terdiri atas 200 personel POlri, dan 175 personel dari instansi samping seperti TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan Pramuka," tandas Kusworo.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved