Berita Pasuruan

Ungkap 3.061 Kasus, Polres Pasuruan Jadi Nomor 2 Ungkap Kasus Operasi Pekat Semeru se-Polda Jatim

Polres Pasuruan berhasil menduduki urutan nomor 2 terbaik, jajaran Polres se-Jawa Timur dalam hasil ungkap Operasi Pekat Semeru 2019

Ungkap 3.061 Kasus, Polres Pasuruan Jadi Nomor 2 Ungkap Kasus Operasi Pekat Semeru se-Polda Jatim
surya/galih lintartika
Polres Pasuruan berhasil menduduki urutan nomor 2 terbaik, jajaran Polres se-Jawa Timur dalam hasil ungkap Operasi Pekat Semeru 2019, periode 15 - 26 Mei 2019. 

SURYA.co.id | PASURUAN - Polres Pasuruan berhasil menduduki urutan nomor 2 terbaik, jajaran Polres se-Jawa Timur dalam hasil ungkap Operasi Pekat Semeru 2019, periode 15 - 26 Mei 2019.

Selama periode itu, Polres Pasuruan berhasil mengungkap 3.061 kasus pidana di wilayah hukum Polres Pasuruan. Ada sejumlah kasus yang berhasil diungkap, di antaranya kasus peredaran sabu, curas, curat, prostitusi, hingga premanisme.

Tak hanya itu, sekitar 2.000 minuman beralkohol dimusnahkan dalam acara konferensi pers hari ini Ribuan minuman keras (miras) dihancurkan agar tidak disalahgunakan dan mengurangi peredaran miras di Pasuruan.

Kapolres Pasuruan, AKBP Rizal Martomo, mengatakan hasil operasi pekat ini merupakan bukti bahwa Polres Pasuruan siap menjaga situasi kamtibmas di Pasuruan agar tetap aman, damai dan kondusif.

Dijelaskan, tren positif untuk terus mengungkap kasus kejahatan atau pelanggaran pidana bukan hanya dilakukan saat ada penilaian.

"Kami konsisten untuk terus meneggakkan hukum. Siapa yang salah, akan kami tindak. Akan kami sikat, apapun kasusnya," katanya.

Ia menerangkan, Operasi Pekat Semeru kemarin, menjadi ajang pemanasan bagi jajaran Polres Pasuruan untuk menjaga kamtibmas selama momen Hari Raya Idul Fitri mendatang.

"Kami sudah melakukan serangkaian rapat. Insyallah, kami sudah siap. Dari sisi antisipasi kejahatan dan kemacetan arus lalu lintas, kami punya empat pos pam dan 11 pos pelayanan. Intinya, kami akan selalu siaga menjaga agar kamtibmas di Pasuruan tetap aman, damai dan kondusif," pungkas dia.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved