Berita Surabaya

Polda Jatim Musnahkan 14 Ribu Miras di Hadapan Gubernur Khofifah

Polda Jatim memusnahkan barang bukti hasil tangkapan Operasi Pekat Semeru 2019 di halaman depan Gedung Ditlantas Polda Jatim, Selasa (28/5/2019).

Polda Jatim Musnahkan 14 Ribu Miras di Hadapan Gubernur Khofifah
surabaya.tribunnews.com/Luhur Pamudi
Saat jajaran Forkopimda secara simbolik melempar botol miras di Acara Pemusnahan Barang Bukti Hasil Operasi Pekat Semeru 2019 di Mapolda Jatim 

SURYA.co.id | SURABAYA - Polda Jatim memusnahkan barang bukti hasil tangkapan Operasi Pekat Semeru 2019 di halaman depan Gedung Ditlantas Polda Jatim, Selasa (28/5/2019).

Operasi tersebut dilakukan oleh Ditreskrimum dan Ditresnarkoba Polda Jatim selama 14 hari sejak Rabu (15/5/2019) hingga Selasa (28/5/2019).

Selama itu, Polda Jatim berhasil menyita sedikitnya 14 Ribu botol minuman keras aneka merek.

Kemudian, 5.5 Kilogram sabu-sabu dan 26 Ribu Pil Jenis Carisoprodol.

Menurut Kepala Laboratorium Forensik Polda Jatim AKBP Imam Mukti berbagai macam jenis obat-obatan terlarang yang disita Polda Jatim telah melalui proses uji di Laboratorium Forensik Polda Jatim.

Metode pengujiannya dilakukan dua cara, yakni; Uji Spot Tes dan Uji Konfirmatif Tes.

Setelah dilakukan Uji Konfirmatif Tes, ungkap Imam, ribuan Pil Carisoprodol itu terbukti mengandung zat narkotika Golongan I.

"Banyak beredar dipasaran yang namanya PCC tablet zenit, banyak yang dipalsukan, jadi ada yang mengandung Carisoprodol," katanya.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera menuturkan, operasi ini bertujuan, menekan angka kejahatan dan kriminalitas yang cenderung meningkat jelang perayaan Hari Raya Idhul Fitri.

"Ini untuk tekan penyakit masyarakat, kan ada 5 tuh dari dulu dikenal ada mabuk, madon, maling, main, madat. Kami gelar di polda jatim, minus polres, karena polres menggelar sendiri," jelasnya.

Halaman
12
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved