Kondisi Memprihatinkan Aldi Irpan Siswa Lombok yang Sempat Tak Diluluskan karena Bela Teman

Kondisi ekonomi memprihatinkan ternyata dialami Aldi Irpan, siswa di Lombok, Nusa Tenggaa Barat (NTB), yang sempat tak diluluskan karena membela teman

Kondisi Memprihatinkan Aldi Irpan Siswa Lombok yang Sempat Tak Diluluskan karena Bela Teman
FACEBOOK
Kondisi Memprihatinkan Aldi Irpan Siswa Lombok yang Sempat Tak Diluluskan karena Bela Teman. 

Aldi sendiri mengaku sangat lega dan sulit mengungkapkannya dengan kata-kata.

Bagi Aldi, apa yang didapatkannya saat ini, surat kelulusan yang sempat tertunda, bukanlah perjuangannya sendiri.

Surat kelulusan ini juga buah dari perjuangan keluarga, warga kampungnya di Desa Sembalun, tim pendampingnya, Ombudsman RI perwakilan NTB, pemerintah (Dikbud NTB) serta guru-guru yang selama ini mendukungnya.

"Guru-guruku terima kasih. Apa yang telah mereka berikan sungguh tak bisa saya lupakan, sangat berharga, saya sangat mencintai mereka," kata Aldi sambil menangis tak bisa lagi melanjutkan apa yang ingin disampaikannya.

Ingin kuliah di Fakultas Hukum

Mendapatkan kelulusan makin menguatkan Aldi untuk bisa masuk Fakultas Hukum seperti yang dicita-citakannya.

Kata Aldi, dengan masuk Fakultas Hukum, akan banyak kesempatan membantu masyarakat yang tertindas.

Komisioner Ombudsman RI Perwakilan NTB Sahabuddin, yang menangani kasus Aldi saat tak luus, memberi sedikit catatan bahwa Aldi memang memiliki latar belakang yang unik.

Berdasarkan pengakuan Aldi, kata Sahabuddin, selama duduk di bangku SMA Aldi aktif terlibat di organisasi pemuda yang berjuang menjaga tanah Sembalun, termasuk menjaga lahan keluarganya yang merupakan petani di desa kaki Rinjani itu.

"Tampaknya Aldi ini memiliki keberanian dan sikap kritis terbentuk dari kegiatan di luar sekolah. Nah, sikap kritis ini harusnya diatanggapi positif oleh sekolah dengan tetap memberi bimbingan.

Halaman
1234
Editor: Tri Mulyono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved