Berita Surabaya

Kapolrestabes Surabaya Sandi Nugroho Perintahkan Anggota Sikat Semua Penjahat di Kota Pahlawan

Kapolres Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho memerintahkan seluruh anggota reserse tidak ragu menindak tegas para pelaku kejahatan di Surabaya

Kapolrestabes Surabaya Sandi Nugroho Perintahkan Anggota Sikat Semua Penjahat di Kota Pahlawan
surabaya.tribunnews.com/Ahmad Zaimul Haq
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Sandi Nugroho berdialog dengan tersangka pengungkapan kasus selama operasi pekat semeru 2019, Selasa (28/5). Selama 12 hari pelaksanaan operasi pekat semeru (15-26/5/2019) 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kapolres Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho memerintahkan seluruh anggota reserse tidak ragu menindak tegas para pelaku kejahatan yang menganggu keamanan Surabaya.

Sandi Nugroho menegaskan, jika ada ancaman serius pada keselamatan petugas dan masyarakat, maka menembak pelaku kejahatan itu dinilai sebagai tindakan tegas terukur.

Menurut Sandi Nugroho, pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi pelaku kejahatan beraksi di wilayah Surabaya.

"Jangan kasih ampun, jangan kasih ruang pelaku kejahatan. Tindak tegas pelakunya beri efek jera supaya terbebas dan terhindar dari kejahatan jalanan dan bahaya narkoba," tegas Sandi Nugroho di Mapolrestabes Surabaya, Selasa (28/5/2019).

Kasus kejahatan jalanan 3C (curat, curas dan curanmor) di wilayah Surabaya menjadi perhatian Polrestabes Surabaya selama operasi Pekat Semeru 2019.

Aksi penjambretan disebut sebagai kasus yang menonjol yang ditangani oleh Polrestabes Surabaya.

"Kasus menonjol kejahatan jalanan, adanya jambret maupun pencurian sepeda motor," kata Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Sandi Nugroho, Selasa (28/5/2019).

Menurutnya pelaku kasus kejahatan jalanan tidak terpisahkan dengan kasus-kasus lain yang terjadi di Surabaya.

Sandi menyebut, pelaku kerap kali juga terlibat kasus narkoba maupun minuman keras.

"Biasa pelaku yang beraksi setelah ketangkap dicek urine positif narkoba. Jadi ini kejahatan jalanan yang tidak terpisahkan," ujar lulusan terbaik Akpol 1995 ini.

Meski operasi pekat semeru 2019 telah berakhir, Sandi memerintahkan reserse Polrestabes Surabaya terus menekan angka kejahatan di Kota Surabaya.

"Meski operasi pekat semeru sudah selesai tapi giat kepolisian masih terus ditingkatkan sehingga kedepan Surabaya semakin aman, maju, masyarakat berkembang dan membawa kemanfaatan," pungkas Sandi Nugroho.

Penulis: Nur Ika Anisa
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved