Berita Kediri

Polres Kediri Ungkap 51 Kasus, Satu di Ataranya Prostitusi Barang Buktinya Kondom Sebanyak ini

Operasi penyakit masyarakat (Pekat) yang digelar Polres Kediri Kota mengungkap 51 kasus serta mengamankan 54 orang tersangka.

surya.co.id/didik mashudi
Barang bukti hasil razia Operasi Pekat yang digelar di halaman Mapolres Kediri Kota, Senin (27/5/2019). 

SURYA.co.id  KEDIRI - Operasi penyakit masyarakat (Pekat) yang digelar Polres Kediri Kota mengungkap 51 kasus serta mengamankan 54 orang tersangka ke dalam sel tahanan.

Sebagian tersangka dan barang bukti hasil operasi pekat yang berlangsung selama 12 hari mulai 15 - 26 Mei diperlihatkan kepada wartawan, Senin (27/5/2019).

Kapolres Kediri Kota AKBP Antho Haryadi menjelaskan, dari hasil operasi pekat berhasil mengungkap 51 kasus, terdiri 10 kasus target operasi (TO) dan 41 kasus non TO. "Total ada 54 orang tersangka," jelasnya.

Kasus yang menjadi TO seperti kasus miras, sebanyak 35 kasus, rinciannya 2 kasus TO dan 33 kasus non TO.

Barang bukti yang diamankan miras dari berbagai jenis, buatan pabrikan dan home industri. Paling banyak miras oplosan yang dikemas dalam botol bekas minuman air kemasan.

Selanjutnya kasus premanisme dengan 6 kasus dan 6 tersangka. Dua tersangka merupakan TO dan 4 tersangka non TO.

Kasus perjudian diungkap 4 kasus dengan 5 orang tesangka. Narkoba diungkap 3 kasus dan 3 tersangka.

Selanjutnya kasus pembuatan petasan diungkap 3 kasus dengan 3 orang tersangka.

Selama operasi pekat petugas juga mengungkap satu kasus prostitusi. Barang bukti yang diamankan terdiri satu pak kondom, dua buah HP serta uang tunai Rp 400.000.

Selain itu juga satu kasus pornografi diamankan sebuah HP dan satu kartu ATM.

Dijelaskan Kapolres, operasi pekat dilakukan dalam rangka cipta kondisi menjelang pelaksanaan operasi ketupat.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Musahadah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved