Berita Surabaya

'Penghuni Liar' Jadi Alasan Pemkot Tutup THR, Risma: Puluhan Tahun Tinggal, Listrik-Air Tak Bayar

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini menjelaskan penertiban THR tegas dilakukan karena banyak penghuni liar yang bukan warga Surabaya tinggal di sana

'Penghuni Liar' Jadi Alasan Pemkot Tutup THR, Risma: Puluhan Tahun Tinggal, Listrik-Air Tak Bayar
nuraini faiq/surya
Suasana Kawasan Taman Hiburan Rakyat (THR) yang selama ini menjadi tempat latihan seniman Surabaya, Selasa (21/5/2019). Gedung Pringgondani yang biasa untuk manggung seniman kini digembok 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pada 17 Mei 2019 lalu, sejumlah orang mengatasnakaman seniman Surabaya dari Taman Hiburan Rakyat (THR) melakukan aksi minta dukungan DPRD Kota Surabaya, karena ditertibkan Pemerintah Kota (pemkot) Surabaya.

Mereka merasa telah diusir tanpa sosialisasi dengan pemindahan alat musik di THR ke Balai Pemuda, dan penyegelan kawasan THR yang jadi pusat berkesenian.

Menanggapi hal ini, Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini menjelaskan penertiban THR tegas dilakukan karena banyak penghuni liar yang bukan warga Surabaya tinggal di sana.

Seniman THR Protes Gedung Kesenian Ditutup Pemkot Surabaya, Gelar Demo dan Wadul Dewan

Menurut Risma, mengetahui hal itu Pemkot Surabaya langsung mengambil tindakan, agar kawasan THR kembali sesuai fungsinya.

"Didata, yang warga Surabaya kami tempatkan di rumah susun, yang bukan warga Surabaya kita kan ndak (gak) bisa (memberi rumah susun). Puluhan tahun dia (bukan warga Surabaya) tinggal di situ (THR), itu tanpa ada hubungan hukum, tanpa bayar sewa, kemudian nikmati listrik, air, yang dibayar pemerintah kota. Jadi nggak bisa, makanya itu kita tertibkan karena kita akan menata kawasan itu," tegas Risma di ruang kerjanya, Senin (27/5/2019).

Sementara, kegiatan seni lanjut Risma akan dialihkan ke Balai Pemuda. Sambil menunggu kawasan THR ditata dan dibersihkan.

"Nah untuk pentas kami siapkan Balai Pemuda, dia bisa pentas di situ. Kami bersihkan semua, saya kan sudah ngomong kami akan buat gedung kesenian di depan (Hi Tech Mal) jadi dia punya muka. Selama ini kan dia nggak punya muka, ya nanti kita akan tata ulang untuk itu," tegasnya.

Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved