Sambang Kampung

Ketua RT 6 Pucang Sewu Manfaatkan Rumah Kosong Untuk Gudang Bank Sampah

Ketua RT 6 RW 5 Kelurahan Pucang Sewu, Gubeng , Endang Nawaningrum memanfaatkan rumah kosong miliknya sebagai gudang bank sampah RW 5.

Ketua RT 6 Pucang Sewu Manfaatkan Rumah Kosong Untuk Gudang Bank Sampah
surabaya.tribunnews.com/sulvi sofiana
Warga kampung saat menimbang sampah yang dikumpulkan di bank sampah yang merupakan rumah kosong milik ketua RT 

SURYA.co.id | SURYA - Ketua RT 6 RW 5 Kelurahan Pucang Sewu, Gubeng , Endang Nawaningrum memanfaatkan rumah kosong miliknya di Jl Kalibokor II sebagai gudang bank sampah RW 5. 

Ke sanalah, sejak dua tahun lalu, setiap hari Rabu warga berbondong-bondong membawa sampah plastik dan juga kertas serta koran untuk ditimbang.

"Warga kampung sini kan bersihan, setelah menang lomba lingkungan kami coba untuk bikin bank sampah. Dan karena ada rumah yang kosong di sebelah, ya mending dipakai saja buat gudang sampah dibandingkan nganggur,"urai Endang.

Endang pun mengaku tak kesulitan membiasakan warga untuk menyetor sampah yang bisa di daur ulang ke bank sampah. Pasalnya warga memang sudah terbiasa menjaga kebersihan.

Bahkan meskipun dinamakan bank sampah RW 5, namun warga yang masih aktif mengikuti bank sampah ini baru warga RT 6.

"Dengan memilah sampah, kami bisa punya kompos juga dari sampah basah. Karena hampir semua warga punya tanaman, jadi pasti bisa ikut memakai komposnya,"urainya.

Sampah-sampah warga biasanya dipilah, sampah basah ditimbun dalam beberapa komposter yang ditempatkan di rah warga. Sementara sampah daur ulang di setor ke bank sampaj untik dijual tiap akhir pekan.

"Yang dikumpulkan itu kemudian ditimbun dalam rumah. Kalau akhir pekan, saya bunyikan kentongan terus ibu PKK datang semua ke bank sampah buat memilah sampah yang telah dikumpulkan warga untuk dijual ke pengepul,"paparnya.

Hasil dari penjualan sampah ini, dikatakan Endang kerap dibelikan sembako dan dibagikan pada warga yang menyetorkan sampah ke bank sampah.

"Setiap tahun bagi sembako dan rencananya tahun ini ingin dikumpulkan untuk rekreasi bersama,"lanjutnya.

Laifatul Khotimah, warga RT 6 mengungkapkan selamaini cukup menikmati kegiatan bank sampah. Apalagi kegiatan mengumpulkan dan memilah bank sampah dilakukan ibu-ibu rumah tangga setelah anak-anak berangkat sekolah.

"Meskipun hasilnya tidak seberapa, dengan punya fasilitas gudang. Kami tidka kesulitan cari lahan mengumpulkan sampah,"urainya.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved