Ada Lagi Pria yang Mengancam Mau Bunuh Jokowi dan Wiranto, Ini Wajahnya

Gak kapok-kapok, sekarang ada lagi pria yang ancam hendak bunuh Jokowi dan Wiranto. Pelaku: Rezim biadab, hei Jokowi ketemu kau sama saya, saya bunuh

Ada Lagi Pria yang Mengancam Mau Bunuh Jokowi dan Wiranto, Ini Wajahnya
ist/Twitter @howtodressvvell
Pria yang mengancam hendak bunuh Jokowi dan Wiranto 

SURYA.co.id - Usai pria berinisial HS ditangkap karena mengancam hendak memenggal kepala Jokowi, sekarang ada lagi laporan soal pria yang mengancam hendak membunuh Jokowi dan Menko Pulhukam Wiranto.

Ancaman terhadap kepala negara itu diketahui tersebat melalui group WhatsApp (WA).

Dalam video yang tersebar di sosial media tersebut, pria itu melontarkan ancaman untuk membunuh Presiden Joko Widodo.

"Rezim biadab, hei Jokowi ketemu kau sama saya, saya bunuh kau. Jokowi dan antek-anteknya Wiranto kau jahanam, bangsat kau, penghianat kau," ujar pria tersebut.

Awal laporan ancaman terhadap kepala negara itu dari seorang pria bernama Suhadi.

Laporan Suhadi mengenai pria yang mengancam membunuh Jokowi itu pun sudah terdaftar di kantor polisi dengan nomor LP/3212/V/2019/PMJ/ Dit Reskrimum.

Seperti yang dikutip SURYA.co.id dari artikel di GridHot.id (Group Surya) dengan judul "Viral, Seorang Pria Ancam Akan Bunuh Jokowi, Pelaku : Rezim Biadab, Hei Jokowi Ketemu Kau Sama Saya, Saya Bunuh Kau", Suhadi merasa kecewa dan marah atas ancaman pria tersebut kepada kepala negara.

"Saya sebagai anak bangsa merasa engga senang jika kepala negara dicaci maki. Saya sebagai rakyat dan relawan Jokowi merasa enggak suka jika Presiden saya dicaci maki sampai mau dibunuh begitu," kata Suhadi saat dikonfirmasi Kompas.com, Jumat (24/5/2019).

Suhadi membeberkan dirinya mengetahui ancaman pria tersebut melalui grup WA dan melaporkan pria dalam video itu dengan pasal makar.

"Saya melaporkan berkaitan makar karena itu ada kata-kata bunuh Presiden. Ada bebeapa pasal juga saya laporkan," ucap Suhadi.

Pasal yang disangkakan adalah Pasal 104 KUHP dan atau Pasal 110 KUHP junto Pasal 87 KUHP tentang makar.

Dikonfirmasi terpisah, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, sejauh ini belum proses hukum lebih lanjut terhadap pria dalam video tersebut.

"Belum ada info sudah diamankan," kata Argo saat dikonfirmasi.

Editor: Cak Sur
Sumber: GridHot.id
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved