Berita Bisnis

Konsep Beda dan Unggul, Pendorong Tanrise Capai Target Pertumbuhan 20 Persen

Target tersebut optimis bisa tercapai mengingat produk yang sedang dikembangkan saat ini memiliki konsep yang beda dan unggul.

Konsep Beda dan Unggul, Pendorong Tanrise Capai Target Pertumbuhan 20 Persen
surya.co.id/sugiharto
Dirut Tanrise Property, Belinda Natalia (tiga dari kiri) bersama jajaran direksi lainnya usai menyampaikan kinerja perusahaan di Hotel Vasa Surabaya, Rabu (22/5/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pengembang properti PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk atau Tanrise Property di tahun 2019 ini metargetkan pertumbuhan penjualan 20 persen.

Target tersebut optimis bisa tercapai mengingat produk yang sedang dikembangkan saat ini memiliki konsep yang beda dan unggul.

Direktur Penjualan dan Pemasaran Tanrise Property, Joseph Lukito Utojohardjo, mengatakan konsep yang beda dan unggul itu sudah menjadi strategi mereka untuk menarik pasar.

"Konsep yang beda dan unggul di setiap proyek merupakan upaya kami dalam menghadapi persaingan pasar saat ini. Kami optimis dengan proyek yang sudah berjalan maupun yang baru diluncurkan di tahun ini, kami yakin kinerja perseroan akan kian moncer di tahun ini,” kata Joseph saat Paparan Publik usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Sukses Makmur Sentosa Tbk di Surabaya.

Dirut Tanrise Property, Belinda Natalia menambahkan, perusahaan selalu berkomitmen mengembangkan proyek-proyek secara tepat waktu.

“Pasar merespon positif komitmen kita ini dan menjadikan produk-produk yang kita hadirkan cukup diminati pasar,“ kata Belinda

Salah satu proyek yang diminati pasar adalah apartemen Kyo Society, yang mulai diperkenalkan ke pasar pada April 2019 dan akan melakukan pemilihan unit pada Juli 2019.

Respon pasar itu memacu Tanrise Property fokus pada penyelesaian proyek yang menyerap seluruh dana belanja modal (Capex) tahun ini sebesar Rp 500 miliar.

“Tingginya animo pasar terhadap proyek baru yang kami kembangkan tahun ini membuat kami juga optimis bisa mencapai target pertumbuhan 20 persen tahun ini,” terang Belinda.

Selama 2018 Tanrise Property mencatat peningkatan penjualan sebear 9,23 persen atau senilai Rp 251 miliar dengan kenaikan laba bersih sebesar Rp 91,5 miliar atau naik hingga 650,54 persen dibandingkan tahun 2017 sebesar Rp 12,1 miliar.

Belinda membeberkan, selain proyek Kyo Society, Tanrise Property juga sedang menyelesaikan proyek perkantoran Voza Premium Office dan proyek apartemen The 100 Residence yang pendanaannya menggunakan dana penawaran saham perdana (IPO/Initial Public Offering).

Lalu, satu proyek mix used di Jember yang sedang dikembangkan dan saat ini sedang menyelesaikan proyek ruko.

Demikian halnya persiapan proyek-proyek lainnya di Bandung dan Medan.

“Kita berharap proyek-proyek yang sedang kita kembangkan atau sedang kita siapkan nantinya akan menjadi sumber-sumber pendapatan kita di tahun-tahun berikutnya untuk mendongkrak kinerja perusahaan,” tandas Belinda.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved