Berita Malang Raya

Intip Keseruan Bazar Ramadan Murah di Malang, Ada Sembako Berharga Miring

Acara yang bertajuk 'Serambi' Semarak Ramadan Berbagi ini digelar Bakorwil III Malang yang bekerjasama dengan Harian Surya.

surya.co.id/rifky edgar
Wali Kota Malang, Sutiaji saat meninjau beberapa stand yang berada dalam acara bazar ramadan murah di halaman Kantor Bakorwil III Malang, Minggu (26/5/2019). 

SURYA.co.id | MALANG - Acara bazar Ramadan digelar di halaman Kantor Bakorwil III Malang, Minggu (26/5/2019).

Ratusan masyarakat memadati setiap stand yang menjual beraneka ragam sembako, olahan makanan dan beberapa pakaian.

Bahkan, di beberapa stand terlihat antrean panjang dari masyarakat.

Terutama di stand yang menjual sembako dengan harga murah.

Seperti yang dilakukan Mulyadi, pengunjung yang membeli telur dan beras dalam kegiatan bazar Ramadan ini.

Ia mengaku, mengetahui event bazar Ramadan ini setelah membaca dari Harian Surya.

Setelah itu ia datang, dan langsung membeli Telur dan juga beras untuk ketersediaannya menjelang lebaran.

"Murah-murah di sini. Saya tadi bersama istri diberi tiga kupon untuk satu orang. Lumayanlah bisa buat stok sampai Lebaran nanti," ucapnya.

Acara yang bertajuk 'Serambi' Semarak Ramadan Berbagi ini digelar Bakorwil III Malang yang bekerjasama dengan Harian Surya.

Acara ini digelar mulai pukul 08:00 WIB hingga 15:00 WIB.

Bazar Ramadan ini secara langsung dibuka oleh Wali Kota Malang, Sutiaji bersama dengan Kepala Bakorwil III Malang, Benny Sampir Wanto.

Hadir juga dalam acara tersebut Kepala Disperindag Jawa Timur, Drajat Irawan dan Ketua PKK Kota Malang, Widyawati Sutiaji serta perwakilan dari Bank Jatim.

Dalam sambutannya Kepala Bakorwil III Malang, Benny Sampir Wanto mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk mendukung kegiatan Disperindag Jawa Timur dalam menggelar operasi pasar.

Kegiatan ini digelar juga untuk memenuhi harapan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa yang menyebut, harga kebutuhan pokok selalu naik ketika menjelang Lebaran.

"Menjelang Idul Fitri biasanya harga-harga kebutuhan pokok naik. Untuk itu kami sudah berkaca pada tahun lalu, dan kami harus memulai lagi dengan baik akhir tidak terjadi inflasi pada tahun ini," ujarnya.

Bahan pokok yang dijual dalam bazar Ramadan ini beragam, seperti bawang putih, per kilonya dijual dengan harga Rp 22 Ribu.

Sedangkan telur Rp 17 Ribu per kilonya dan daging dijual mulai harga Rp 60 Ribu hingga Rp 120 Ribu.

"Ini kan adalah bazar Ramadan, jadi pasar murah yang harus menjual segala kebutuhan pokok dengan harga grosir," ucap Benny.

Dalam acara ini, Bakorwil juga mengajak kerjasama dengan Dinas Peternakan maupun Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Timur.

Tujuannya ialah untuk mendapatkan harga yang murah, agar masyarakat dapat membelinya dengan harga yang terjangkau.

Kata Benny, kegiatan ini merupakan awalan dari Bakorwil III Kota Malang dalam membuat event seperti ini lagi.

Benny optimis, dengan antusiasme pengunjung pada kegiatan bazar Ramadan ini akan ia jadikan motivasi dan bahan evaluasi bagi Bakorwil III ke depannya.

"Ini akan kami evaluasi dan kita akan melihat antusiasme pengunjung untuk pameran berikutnya, agar menjadi pembelajaran bagi kami agar lebih siap lagi," terangnya.

Benny berharap, dengan adanya bazar Ramadan ini masyarakat bisa membeli harga kebutuhan pojok dengan harga yang murah.

Selain itu, Benny juga mengapresiasi Harian Surya yang telah menggagas bazar Ramadan ini dengan profesional, sehingga menarik masyarakat untuk datang ke acara Semarak Ramadan Berbagi.

"Ini adalah salah satu upaya Bakorwil III Malang dalam mendekatkan diri kepada masyarakat dan bisa bersinergi juga dengan mitra kerja. Insya Allah kami tidak berhenti pada kegiatan ini, dan kami akan menggelar lagi pada hari jadi Provinsi Jawa Timur di Bulan Oktober," imbuhnya.

Sementara itu, Wali Kota Malang, Sutiaji mengatakan, kegiatan ini sangat bermanfaat sekali bagi masyarakat.

Ini merupakan bukti, bahwa pemerintah harus hadir dan berbagi kepada masyarakat dengan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Ini bukti dari masyarakat bahwa pemerintah harus sering mengadakan kegiatan seperti ini. Besok (27/5) rencananya kami juga akan menggelar pasar murah Ramadan," ucapnya.

Orang nomor satu di Kota Malang itu berpesan kepada masyarakat agar tidak mudah termakan isu hoaks yang berimbas pada pasokan kebutuhan pokok menipis.

Menurutnya, hingga sampai saat ini stok kebutuhan pokok di Kota Malang aman sampai lebaran nanti.

Karena sudah ada koordinasi dengan stakeholder maupun pemerintah terkait kebutuhan bahan pokok ini.

"Malang jangan sampai kena isu hoaks. Semua jangan khawatir, karena sesungguhnya kita masih banyak stok. Jangan sampai ada pihak-pihak mengambil barang secara berlebihan, yang menyebabkan harga-harga bisa dimainkan," tandasnya. (Rifky Edgar)

Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved