Berita Lamongan

Puncak HJL ke 450, Lamongan Resmi Tunjukkan Busana Adat Khas

Momen HJL ke 450 ini juga akan menjadi saksi sejarah, karena untuk pertama kalinya, Lamongan akan memiliki busana adat khas sendiri.

Puncak HJL ke 450, Lamongan Resmi Tunjukkan Busana Adat Khas
SURYA.co.id/Hanif Manshuri
Saat kirab Hari Jadi Lamongan 

SURYA.co.id l LAMONGAN - Puncak Peringatan Hari Jadi Lamongan (HJL) ke 450 akan dilangsungkan pada Minggu (26/05/2019). 

Prosesi puncaknya bakal ditandai dengan pembukaan selubung pataka di Gedung DPRD untuk kemudian diarak keliling Kota Lamongan dan disemayamkan di Pendopo Lokatantra.

Ketua Umum Panitia Peringatan HJL ke 450, Yuhronur Efendi mengungkapkan, prosesi puncak HJL akan menyesuaikan dengan momen puasa Ramadan. Karena itu, jika biasanya dimulai pagi hari, kali ini pada siang hari.

Rangkaian prosesi tetap  menggunakan pakem sebagaimana yang terdahulu. Yakni pembukaan selubung pataka dan pemasangan oncer sesanti oleh Ketua DPRD untuk kemudian diserahkan kepada Bupati Fadeli.

Lambang daerah ini kemudian akan dikirab mulai jam 14.00 WIB mengelilingi Kota Lamongan bersama seluruh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Lamongan.

Kirab akan berakhir di Pendopo Lokatantra dalam prosesi Pasamuan Agung untuk menyemayamkan lambang daerah.

Sepanjang rute kirab, ujar Yuhronur, akan dibagikan takjil gratis di beberapa titik. Selain itu, sebanyak delapan kesenian daerah akan disuguhkan pada khalayak di delapan simpul jalan yang dilalui kirab.

Yakni kesenian reog di perempatan PLN lama, jaranan di perempatan Pasar Sidoharjo, Tongklek Sunan Sendang di depan Gedung IPHI, selain di simpul jalan lainnya akan disuguhkan 3 kesenian reog, barongsai, dan jaranan.

Sementara saat di Pendopo Lokatantra, Pataka dan Oncer Sesanti Lambang Daerah akan disambut dengan Tari Bedoyo Amangkubumi, Uyon-uyon Ayem Tentrem dan Cucuk Lampah.

Momen HJL yang jatuh di bulan suci Ramadan ini juga akan menjadi saksi sejarah. Karena untuk pertama kalinya, Lamongan akan memiliki busana adat khas sendiri.

Halaman
12
Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved