Golkar Jatim: Airlangga Hartarto Sukses Selamatkan Partai di Tengah Kerasnya Turbulensi

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Timur mendukung penuh kepemimpinan Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto

Golkar Jatim: Airlangga Hartarto Sukses Selamatkan Partai di Tengah Kerasnya Turbulensi
SURYA.co.id/Bobby Constantine Koloway
Suasana acara buka bersama dengan Fraksi Partai Golkar DPRD Jatim di Surabaya, Sabtu (25/5/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Timur mendukung penuh kepemimpinan Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto.

Ketua DPD Golkar Jatim, Zainuddin Amali menegaskan Airlangga sukses menyelematkan partai di tengah besarnya potensi penurunan suara.

ZA, sapaan Zainuddin Amali, menjelaskan bahwa Golkar hampir saja terpuruk dengan banyaknya masalah yang mendera partai berlambang pohon beringin ini. Mulai dari masalah dualisme hingga penetapan tersangka untuk kasus korupsi beberapa elit Golkar, mulai Setya Novanto hingga Idrus Marham (Mantan Ketua Umum Partai Golkar).

"Teman-teman (wartawan) pasti tahu kondisi partai selama lima tahun ini. Terjadi perselisihan internal, hampir kita pecah. Ibarat pesawat, Golkar mengalami turbulensi luar biasa," kata ZA ditemui di sela acara buka bersama dengan Fraksi Partai Golkar DPRD Jatim di Surabaya, Sabtu (25/5/2019).

ZA menjelaskan bahwa saat Airlangga memimpin, hampir semua lembaga survei memprediksi Golkar akan mengalami penurunan dahsyat di Pemilu 2019. Diperkirakan, Golkar hanya akan meraih enam persen kursi DPR RI.

"Namun, beliau (Airlangga) membawa sampai ke 14, hampir 15 persen. Kami pikir ini pencapaian yang luar biasa," kata ZA yang juga Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Jatim 3 Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar ini.

Sehingga, pihaknya tak sepakat dengan beberapa pihak yang masih meyebut Airlangga gagal memenuhi target.

"Kalau ada yang kecewa, kami justru mengapresiasi. Golkar memiliki lima Ketua Umum dalam lima tahun,yaitu Aburizal Bakrie, Agung Laksono, Setya Novanto, Idrus Marham dan Airlangga Hartarto. Sehingga, konsolidasi partai memang tidak mudah," katanya.

Untuk diketahui, Partai Golkar mendapatkan 85 kursi dari 575 kursi DPR RI. Memperoleh sekitar 14 persen kursi DPR RI, Golkar berada di bawah PDI Perjuangan sebagai partai dengan perolehan terbesar di DPR RI.

Jatim menyumbang 11 kursi DPR RI, 13 kursi DPRD Jatim dan 185 kursi DPRD Kabupaten/Kota se-Jatim. "Jadi, capaian ini luar biasa. Mendapatkan 85 kursi, kami pikir menjadi capaian luar biasa," tegas ZA yang juga Anggota DPR RI dari dapil Jatim XI ini.

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved