Berita Lifestyle
Selama Berpuasa, Napas dan Bau Mulut Cenderung Tidak Sedap, Ini Cara Mengatasinya
Selama berpuasa, napas atau bau mulut memang cenderung tidak sedap. Ini cara mengatasinya
Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.co.id | SURABAYA - Selama berpuasa, napas atau bau mulut memang cenderung tidak sedap.
Hal ini karena pertumbuhan bakteri pada mulut yang kering, cukup aktif.
drg Lilyana Gondowahyudi, dokter speasialis kawat gigi Shiny Smile Dental Clinic Surabaya menjelaskan meski sudah sikat gigi usai sahur, aroma pasta gigi tak bisa melindungi napas tetap segar hingga waktu buka puasa tiba.
Sehingga ada cara lain untuk menjaga mulut tetap segar.
Setidaknya agar napas atau bau mulut tetap segar.
"Sebenarnya kumur bisa menetralkan bau mulut. Jadi kalau wudhu, bisa kumur," katanya, Jumat (24/5/2019).
Selain kumur setiap wudhu, Lily menyarankan sebelum tidur dan habis makan sahur untuk sikat gigi terlebih dahulu.
Penggunaan benang gigi juga perlu untuk membersihkan sela-sela gigi.
Lebih lanjut, Lily menyampaikan, sebenarnya bau mulut bukan hanya karena berpuasa dan membuat mulut jadi kering.
Melainkan bisa juga karena masalah pencernaan, ginjal, dan kencing manis.
Selain membersihkan gigi, Lily menyarankan agar tetap menjaga makan makanan segat selama berpuasa.
Mengonsumsi makanan sehat seperti sayur dan buah akan menyehatkan selama bulan puasa Ramadan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/4-tips-sederhana-hilangkan-bau-mulut-saat-jalani-puasa-ramadan-1440-h-salah-satunya-hindari-rokok.jpg)