Berita Lamongan

Pemkab Lamongan Siapkan Sanksi ke Perusahaan yang Tidak Berikan THR ke Karyawannya

Pemkab Lamongan sudah siapkan sanksi kepada perusahaan jika kedapatan tidak memberikan THR kepada karyawannya

Pemkab Lamongan Siapkan Sanksi ke Perusahaan yang Tidak Berikan THR ke Karyawannya
ilustrasi (Thinkstock)
Jadwal THR PNS, TNI, Polri, dan Karyawan Swasta Cair Jelang Idul Fitri 2019, Sudah Ditetapkan Jokowi 

SURYA.co.id LAMONGAN - Pemkab Lamongan sudah siapkan sanksi kepada perusahaan jika kedapatan tidak memberikan THR kepada karyawannya. Kepala Disnakertrans Lamongan, Hamdani, menyatakan ketentuannya jelas THR harus dibayarkan tujuh hari sebelum hari raya.

"Jika tidak dilaksanakan, dipastikan perusahaan akan mendapat sanksi," kata Hamdani, Jumat (24/5/2019).

THR itu harus dibayarkan paling lambat sejak berakhirnya batas waktu kewajiban pengusaha membayar. Menurut Hamdani, besarnya THR yang ditetapkan yakni sebesar satu bulan gaji kepada pekerja dengan perhitungan masa kerja satu tahun dan atau lebih.

Sedangkan untuk pekerja dengan masa kerja kurang dari 12 bulan, maka THR diterimakan secara proporsional dengan perhitungan masa kerja per dua belas bulan dikalikan satu bulan gaji.

Agar tidak ada keterlambatan membayar THR, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) sudah mengirimkan Surat Edaran Pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan Tahun 2019 kepada 100 perusahaan di Kabupaten Lamongan dengan jumlah karyawan kurang lebih 15 pekerja.

"Sanksinya bisa berbagai macam yang mengacu pada undang-undang," sambungnya.

Apa yang dilakukan Disnaker itu menindaklanjuti surat edaran (SE) Gubernur Jawa Timur tanggal 9 Mei 2019 nomor 560.10.003/012.3/2019 itu perihal Pembayaran Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2019.

Dalam SE dijelaskan bahwa pengusaha wajib memberikan THR keagamaan kepada pekerja, buruh yang telah mempunyai masa kerja satu bulan secara terus-menerus.

Hamdani berharap para pemilik perusahaan mematuhi aturan yang ada.

"Sangat dibenarkan bagi para pekerja untuk melapor ke Disnaker, jika tidak mendapatkan THR dari perusahaan tempat mereka bekerja, termasuk pembayaran THR yang terlambat," pungkasnya.

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved