Breaking News:

Aksi 22 Mei

Tangis Pedagang Rokok dan Minuman Seusai Aksi 22 Mei 2019, Dagangan Ludes & Rugi Hingga Rp 20 Juta

Mata seorang pedagang bernama Usma (64) tampak memerah seperti menahan tangis saat tahu dagangannya ludes seusai aksi massa 22 Mei 2019

Penulis: Putra Dewangga Candra Seta | Editor: Iksan Fauzi
Youtube
Usma Pedagang Rokok dan Minuman yang dagangannya ludes seusai aksi 22 Mei 

"Masa dari Desa Birem Kecamatan Tambelengan," ujarnya.

Menurut Visi bahwa massa yang membakar Polsek tersebut diperkirakan berjumlah  400 orang.

"Banyaknya massa yang membakar membuat api cepat membesar, sehingga bangunan rata dengan tanah," jelasnya.

Dalam kebakaran tersebut, lanjut Visi, satu unit mobil dan tiga motor milik polsek setempat ikut  terbakar.

"Saat ratusan massa menyerang pihak kepolisisan dari polsek tidak ada di lokasi, mungkin langsung kabur," tandasnya.

Hingga kini, menurut pantauan TribunMadura.com (grup SURYA.co.id) di lokasi kejadian, beberapa bangkai mobil dan sepeda motor terlihat masih berada di halaman Kantor Tambelangan Sampang, Kamis (23/5/2019) siang.

Sejumlah bangkai mobil dan sepeda motor tersebut tampak hangus dan tinggal kerangkanya saja.

Kondisi Kantor Polsek Tambelengan Sampang yang dibakar massa pada Rabu (22/5/2019) malam
Kondisi Kantor Polsek Tambelengan Sampang yang dibakar massa pada Rabu (22/5/2019) malam (Hangga Pratama)

Terhitung jumlah kerangka mobil yang bekas dibakar massa dalam aksi 22 Mei itu sebanyak tiga mobil.

Sedangkan sepeda motor berjumlah delapan unit.

Kapolres Sampang, AKBP Budhi Wardiman menjelaskan,  jika sejumlah bangkai kendaraan yang berada di Polsek  Tambelangan tersebut memang juga di bakar oleh masa.

"Di antaranya Satu unit mobil patroli juga terbakar," kata Budhi Wardiman,  Kamis (23/5/2019).

Kemudian saat di singgung soal kepastian jumlah, Budhi Wardiman mengaku,  pihaknya saat ini mengaku masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

"Kita masih melakukan penyelidikan lebih lanjut jika nanti sudah segera kami informasikan," ucap Budhi.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved