Pilpres 2019

Tak Ada Lagi Relawan 01 Jokowi dan Pendukung 02 Prabowo, yang Ada 03 untuk Indonesia

Tak ada lagi relawan 01 Jokowi dan pendukung 02 Prabowo, yang ada 03 untuk Indonesia.Itulah semboyan Jaringan Kemandirian Nasional (JAMAN.

Tak Ada Lagi Relawan 01 Jokowi dan Pendukung 02 Prabowo, yang Ada 03 untuk Indonesia
TRIBUNNEWS/WARKOT/IRWAN/ALEX/ANGGA/JEPRIMA
Kolase foto searah jarum jam, capres nomor urut 01 Joko Widodo mencoblos di TPS 008 Gambir, Jakpus, capres nomor urut 02 Prabowo Subianto di TPS 41, Kabupaten Bogor, cawapres nomor urut 01 Maruf Amin di TPS 051 Koja, Jakarta Utara, dan cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno di TPS 002 Kebayoran Baru, Jaksel, pada hari pencoblosan serentak Pemilu dan Pilpres 2019, Rabu (17/4/2019). 

SURYA.CO.ID, JAKARTA - Tak ada lagi relawan 01 Jokowi dan pendukung 02 Prabowo, yang ada 03 untuk Indonesia.

Semboyan itulah yang diusung  relawan pendukung Joko Widodo-Ma'ruf Amin yang tergabung dalam Jaringan Kemandirian Nasional (JAMAN) saat menggelar acara buka puasa Ramadhan 2019 bersama dengan turut dihadiri pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Jokowi-Ma'ruf Amin adalah pasangan capres dan cawapres nomor urut 01 dalam Pilpres 2019, sedangkan Prabowo-Sandiaga adalah capres dan cawaprees nomor urut 02.

Relawan pendukung Joko Widodo-Ma'ruf Amin yang tergabung dalam jaringan Kemandirian Nasional (JAMAN) menggelar acara buka puasa bersama dengan turut dihadiri pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Acara bertajuk ''Buka Puasa Bersama 01 dan 02 untuk Persatuan Indonesia 03" itu digelar di salah satu restoran di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, kamis (23/5/2019) petang.

Ketua Umum DPP JAMAN A Iwan Dwi Laksono mengatakan, perbedaan pilihan dalam pileg dan pilpres 2019 tidak harus berujung pada perpecahan.

Pasalnya, proses pemilu dan pileg telah usai pasca ditetapkan oleh KPU 21 Mei 2019 lalu.

"Sudah saatnya kita merajut kembali persatuan dan kesatuan, dan melupakan segala perbedaan," ujar Iwan dalam keterangan tertulisnya, Kamis (23/5/2019).

Iwan mengatakan, jika ada pihak yang tidak puas dan ingin mengugat hasil pemilu, sudah tersedia jalur dan mekanisme sesuai aturan perundang-perundangan yang ada.

Ia mengimbau seluruh lapisan masyarakat harus kembali berangkulan dan mengabaikan segala perbedaan.

Halaman
123
Editor: Tri Mulyono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved