Berita Surabaya

Dampak WhatsApp Error bagi Penjual Parcel di Surabaya

Nurul menambahkan kualahan ini semakin menjadi ketika koneksi WhatsApp sempat terganggu.

Dampak WhatsApp Error bagi Penjual Parcel di Surabaya
surya.co.id/pipit maulidiyah
Aktivitas di Toko Elson Parcel Surabaya, Kamis (23/5/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Penjual parcel di Surabaya mulai kualahan layani pembeli, khususnya parcel untuk Lebaran Idul Fitri 2019.

Kepala Toko Elson Parcel Surabaya Nurul Elmiana mengaku mulai kualahan melayani pembelian parcel sejak 2 hari lalu.

"Kebanyakan memang suka beli mendadak, dua minggu sebelum lebaran biasanya meningkat drastis. Mungkin mereka tunggu Tunjangan Hari Raya (THR) ya. Ini sudah bisa kami rasakan sekarang," akunya, sambil melayani pembeli, Kamis (23/5/2019).

Nurul menambahkan kualahan ini semakin menjadi ketika koneksi WhatsApp sempat terganggu.

Sejak kemarin, Rabu (22/5/2019) sejumlah media sosial salah satunya WhatsApp sempat terganggu koneksinya, karena keputusan Menkopolhukam menjaga keamanan negara.

Nurul mengaku jika penjualan parcel menjadi salahsatu yang terdampak karena gangguan koneksi ini.

"Iya, dari kemarin susah kirim gambar dan terima WhatsApp. Agak bingung juga, akhirnya kita ganti komunikasi lewat email," katanya.

Meski begitu Nurul yakin tahun ini bisa menjual 8000 parcel seperti tahun sebelumnya. Jumlah ini diakui Nurul memang menurun dibandingkan 2 tahun lalu yang bisa mencapai 10.000 parcel.

Sebagai informasi harga parcel dibandrol kisaran Rp 90 ribu hingga Rp 3 juta 500 ribu. Isinya pun beragam, harga mulai Rp 350 ribu parcel diisi dengan keramik seperti cangkir dan piring satu set, bercampur dengan pilihan makanan ringan dan sirup.

Penjualan parcel lanjut Nurul juga tidak terpaku di Surabaya saja, bahkan hingga luar pulau paling banyak Banjarmasi dan Jakarta.

"Biasanya pelanggan nggak menemukan toko parcel yang cocok di kota itu, jadi tetap pesan kami, kami kirim lewat ekspedisi. Parcel kita packing lagi pakai kardus," tutupnya. 

Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved