Ramadan 2019

Cara Lain Mendapat Ampunan Allah SWT saat Lailatul Qadar Menurut Dosen Uinsa Surabaya

Cara mencari ampunan Allah SWT juga bisa dilakukan dengan memperbanyak membaca Alquran.

Cara Lain Mendapat Ampunan Allah SWT saat Lailatul Qadar Menurut Dosen Uinsa Surabaya
Bangka Pos
Malam Lailatul Qadar 

SURYA.co.id | SURABAYA - Malam Lailatul Qadar adalah malam penuh pengampunan. Satu di antara cara mencari ampunan itu juga bisa dengan memperbanyak membaca Alquran.

"Ramadan terasa semakin mulia disebabkan karena didalamnya juga diturunkan kitab suci Alquran pada Lailatul Qadar. Karenanya, Alquran turun agar menjadi jalan terang ilahi untuk mengajak setiap individu agar tergerak pada capaian sebagai manusia sejati," kata Dosen Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Surabaya (UINSA), Wasid Mansyur, Kamis (23/5/2019).

Alquran turun pada bulan Ramadan lanjutnya bukan sekedar peringatan fisik, tapi peringatan spiritual atau ruhiyyah agar semua umat dapat memetik hikmahnya. Jika tidak, berarti semangat keberagamaan kita masih banyak terjebak pada hal yang fisik dan ujung-ujungnya berlalu tanpa makna.

Begini Cara Mendapat Ampunan Allah SWT saat Malam Lailatul Qadar Sesuai Hadis Nabi Muhammad SAW

"Hikmah turunnya Alquran di bulan suci Ramadan salah satunya adalah agar kita terus memperkuat koneksi ruhiyyah melalui Alquran. Laksana jaringan internet, ketika koneksi jaringan itu lancar dan meyakinkan, maka secara otomatis apa yang kita inginkan akan mudah diperoleh. Begitu juga koneksi ruhiyyah dengan Alquran menuju pencapaian sejati kepada sang Empunya, yakni Allah Swt,"

Memperkuat koneksi melalui Alquran adalah memperbanyak membaca Alquran.

Pasalnya, banyak membaca Alquran menandakan anda mencintai Allah.

Sebab, Alquran  adalah kalamnya, yang siapapun orang yang membaca akan dijamin memiliki keistimewaan; baik di dunia maupun di akhirat.

Membaca adalahy sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Menurut Imam Nawawi dalam bukunya al-Tibyan fi Adab Hamalah Alquran adalah bacaan terbaik mengalahkan kalimat tayyibah lainnya, seperti tasbih atau tahlil.

Karenanya, cukup beralasan bila imam Syafi'i mampu menghatamkan Alquran selama bulan Ramadan sebanyak enam puluh kali.

Halaman
12
Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved