Berita Surabaya

Permintaan Komoditas Ikan Hingga Lebaran Diprediksi Tumbuh Capai 10 Persen

Kementerian Kelautan dan Perikanan mencatat, permintaan komoditas ikan pada Ramadan dan Lebaran 2019 ini tumbuh antara 5-10 persen

Permintaan Komoditas Ikan Hingga Lebaran Diprediksi Tumbuh Capai 10 Persen
SURYAOnline/Habibur Rohman
Aktivitas para nelayan warga Gununganyar Tambak. Hasil tangkapan warga berpotensi untuk kuliner ikan asap. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kementerian Kelautan dan Perikanan mencatat, permintaan komoditas ikan pada Ramadan dan Lebaran 2019 ini diperkirakan akan tumbuh antara 5-10 persen. Dengan proyeksi jumlah mencapai 2,63 juta ton selama Mei - Juni 2019.

Staf Ahli Menteri Kelautan dan Perikanan, Suseno Sukoyono, mengatakan dari proyeksi ketersediaan ikan selama dua bulan tersebut, kebutuhan atau permintaan ikan hanya sekitar 2,48 juta ton.

"Jadi pasokan ikan kita masih surplus 153.000 ton, karena sebelum puasa nelayan sudah memasok hasil tangkapan dan pada Mei mereka sudah tidak melaut," ungkap Suseno saat mengikuti kunjungan kerja Komisi IV DPR RI di Perum Bulog Divre Jatim, Selasa (21/5/2019).

Saat ini, ada lima jenis komoditas ikan yang menjadi pantuan karena merupakan jenis ikan yang digemari masyarakat, di antaranya seperti ikan cakalang, ikan kembung, ikan tongkol, ikan tuna dan udang tangkap maupun budidaya.

Suseno memerinci, pada minggu pertama puasa umumnya terjadi peningkatan permintaan, lalu pada minggu kedua permintaan ikan stabil lalu saat Lebaran menurun dan kembali stabil setelah Lebaran.

“Permintaan ikan di beberap adaerah berbeda komditasnya karena menjadi makanan khas daerah tersebut, misalnya di Sumatera Selatan permintaan tingginya adalah ikan tengiri, di Sumatera Utara ikan kembung, di Banten dan Semarang itu ikan bandeng, lalu di Kalimantan Selatan itu ikan gabus,” jelasnya.

Suseno menambahkan, hingga kini konsumsi ikan terbesar ada di sektor ritel atau masyarakat langsung yakni sekitar 60 persen dan sebanyak 40 persen komoditas ikan diserap oleh hotel, restoran dan kafe (horeka).

“Biasanya sektor horeka ini meningkat bahkan sudah melakukan stok ikan pada dua atau tiga bulan sebelum puasa untuk kebutuhan menu buka puasa," ungkap Suseno.

Hal itu mampu mengerek harga ikan naik antara 5-10 persen, tapi sejauh ini masih stabil dan terjangkau.

Untuk menjaga stabilitas harga ikan, tambah Suseno, KKP juga menggelar pasar ikan murah Ramadhan di 8 kota/kabupaten di Jabodetabek selama Mei ini.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved