Ekonomi Bisnis

Molindo Tetapkan 3 Target Kerja Hingga Akhir Tahun 2019

PT Madusari Murni Indah Tbk (MOLI) hingga akhir tahun 2019 telah menetapkan tiga target kerja

Molindo Tetapkan 3 Target Kerja Hingga Akhir Tahun 2019
istimewa
Adikin Basirun (kanan) Direktur Utama MOLI, yang baru dilantik dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Luar Biasa (RUPST dan LB) MOLI, dalam rilis yang diterima Rabu (22/5/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Perusahaan yang memproduksi ethanol, PT Madusari Murni Indah Tbk (MOLI) hingga akhir tahun 2019 telah menetapkan tiga target kerja. Target kerja itu adalah mengembangkan bisnis ekspor etanol secara regional, meningkatkan kapasitas secara bertahap, dan memasang Unit Distilasi 2 di Lawang, Kabupaten Malang.

"Pemasangan unit distilasi 2 di Lawang ini untuk memperbaiki kualitas dan meningkatkan kapasitas,” kata Adikin Basirun, Direktur Utama MOLI, yang baru dilantik dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Luar Biasa (RUPST dan LB) MOLI, dalam rilis yang diterima Rabu (22/5/2019).

Pembangunan Unit Distilasi (penyulingan) 2 ditargetkan bisa meningkatkan kapasitas sekaligus meningkatkan kualitas. Adikin berharap dengan membangun unit distilasi tersebut mereka mampu menjaga serta meningkatkan produksi.

Saat ini kapasitas terpasang perusahaan ethanol ini mencapai 80 juta liter per tahun.

Guna menjaga kinerja perseroan di tahun ini, maka kapasitasnya akan dinaikkan menjadi 100 juta liter.

Sementara untuk perluasan pasar ekspor dan domestik, perseroan sudah bekerja sama dengan pabrik tinta cetak untuk menggantikan bahan kimia lainnya dengan ethanol yang diproduksi MOLI.

“Tahun lalu produksi dikirim ke lima negara dan 2019 kami akan tambah negara tujuan ekspornya. Komposisi ekspor dan domestik sekitar 35 persen untuk pasar ekspor dan sisanya terserap di dalam negeri yang didominasi F&B dan kosmetik,” ungkap Adikin.

Selanjutnya berdasarkan laporan keuangan Tahun Buku 2018 yang telah diaudit, laba sebelum pajak, Molindo Group tercatat Rp129.117.500.000 atau tumbuh sebesar 11,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Kinerja keuangan MOLI per Desember 2018 lebih baik dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kinerja keuangan itu antara lain Net Profit after Tax (NPAT) sebesar 7,90 persen dari sebelumnya 7,74 persen, Earning Before Income Tax Depreciation and Amortization (EBITDA) 14,70 persen, menjadi 16,31 persen, Gross Proft Margin naik dari 32,33 persen menjadi 35,8 persen.

Sedangkan Current Ratio menunjukkan peningkatan 2,39 persen dari sebelumnya 2,14 persen.

Dalam RUPS Tahunan dan Luar Biasa PT MOLI tersebut, juga diisi dengan menyetujui pengunduran diri Henny Rustanto selaku Komisaris Perseroan, Adikin Basirun selaku Komisaris Independen Perseroan, Arief Goenadibrata selaku Direktur Utama Perseroan, dan onky Saputra Sim selaku Direktur Independen Perseroan terhitung efektif sejak ditutupnya RUPS.

Kemudian menyetujui penunjukan Rodolfo C Balmater selaku Komisaris Independen Perseroan yang baru, Adikin Basirun selaku Direktur Utama Perseroan yang baru serta Jose G Tan sebagai Direktur Perseroan yang baru, terhitung efektif sejak ditutupnya RUPS.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved