Berita Kampus Surabaya

Gandeng ITB dan Indosat Ooredo, Unusa Kaji Pembuatan Sepeda Pintar

Jazidie mengatakan pihaknya bekerjasama dengan Indosat Ooredo untuk mengambangkan Program Future Digital Economy Laboratory.

Gandeng ITB dan Indosat Ooredo, Unusa Kaji Pembuatan Sepeda Pintar
surya.co.id/nur ika anisa
Bentuk sepeda pintar yang akan dikaji dan dikembangkan di Unusa. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) menggandeng Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Indosat Ooredo untuk mengembangkan peralatan berbasis Internet of Things (IoT).

Satu di antaranya, sebuah sepeda pintar atau smart bicycle yang menjadi prototype bahan kajian dan penelitian mahasiswa.

"Sepeda pintar ini dipinjamkan sementara sebagai objek pengembangan peralatan berbasis IoT. Konsep transfer data melalui jaringan tanpa memerlukan interaksi manusia ke manusia," kata Rektor Unusa Prof Achmad Jazidie, Rabu (22/5/2019).

Jazidie mengatakan IoT sudah berkembang pesat mulai dari konvergensi teknologi nirkabel, micro-electro mechanical systems (MEMS) dan internet.

"Dari laboratorium yang nanti dikembangkan untuk dipakai oleh beberapa peminat. Slah satu bentuk produknya ada aplikasi-aplikasi yang rumah cerdas, pintu pagar terbuka sebelum mobil mau masuk, lampu menyala dikendalikan oleh aplikasi," kata Jazidie.

Satu diantara prototype berbasis IoT sebuah sepeda pintar (smartbike) yang dikenbangkan ITB kemudian menjadi referensi Unusa pada Program Future Digital Economy Laboratory.

"Ini menjadi referensi secara nyata bagi dosen dan mahasiswa terhadap produk berbasis IoT," katanya.

Jazidie mengatakan pihaknya bekerjasama dengan Indosat Ooredo untuk mengambangkan Program Future Digital Economy Laboratory.

"Kami harapkan mengahasilkan ide inovasi, referensi desain produk yang dapat dikenbangkan skala industri," katanya.

Penulis: Nur Ika Anisa
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved