Wali Murid Datangi DPRD Jatim Protes Soal PPDB SMA: 'Satu Kota, Sebenarnya Bisa Satu Zona'

Puluhan wali murid yang didominasi oleh emak-emak kembali mendatangi DPRD Jatim menuntut adanya perubahan petunjuk teknis PPDB SMA dan SMK

Wali Murid Datangi DPRD Jatim Protes Soal PPDB SMA: 'Satu Kota, Sebenarnya Bisa Satu Zona'
surabaya.tribunnews.com/bobby constantine koloway
Puluhan wali murid yang didominasi oleh emak-emak kembali mendatangi DPRD Jatim, Selasa (21/5/2019). Wali murid tersebut menuntut adanya perubahan petunjuk teknis (Juknis) terhadap Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK Negeri Jatim tahun 2019. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Puluhan wali murid yang didominasi oleh emak-emak kembali mendatangi DPRD Jatim, Selasa (21/5/2019).

Wali murid tersebut menuntut adanya perubahan petunjuk teknis (Juknis) terhadap Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK Negeri Jatim tahun 2019.

Wali murid yang bergabung dalam Komunitas Peduli Pendidikan Anak (Kompak) Se-Surabaya ini hadir pada acara hearing (dengar pendapat) bersama Komisi E DPRD Jatim.

Ketua Komisi E, Hartoyo hadir langsung memimpin jalannya hearing yang juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jatim, Hudiono.

Nila Sawitri, Juru Bicara Kompak menyebut Dinas Pendidikan Provinsi Jatim telah bertemu jajaran berbagai stakeholder untuk memperjuangkan aspirasi ini.

Bahkan, pihaknya, para wali murid juga bercerita telah menemui langsung jajaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Di Kemendikbud, mereka ditemui langsung oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Kemendikbud, Hamid Muhammad. Para walimurid berharap adanya diskresi dari Permendikbud no 51 tahun 2018 tentang PPDB.

Untuk diketahui, sesuai Permendikbud tersebut, pembagian kuota PPDB dibagi untuk dalam zona sebesar 90 persen dan sisanya untuk luar zona.

Di dalam zona, dibagi lagi menjadi 50 persen berdasarkan jarak dan waktu, 20 persen berdasarkan nilai ujian nasional, dan 20 persen untuk warga kurang mampu.

Persentase dan sistem zonasi inilah yang dimasalahkan oleh para wali murid.

Halaman
123
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved