Lewat CSR, BNI Gratiskan Mudik Para Santri di Probolinggo

BNI menggelontorkan anggaran Corporate Social Responcibility (CSR) untuk membiayai biaya mudik para santri tersebut.

Lewat CSR, BNI Gratiskan Mudik Para Santri di Probolinggo
surabaya.tribunnews.com/galih lintartika
Persiapan mudik gratis santri asal Probolinggo yang difasilitasi BNI. 

SURYA.co.id | PROBOLINGGO - Ratusan santri Pondok Pesantren Nurul Jadid Probolinggo yang berasal dari Denpasar dan Singaraja Bali, bisa bernafas lega di lebaran tahun ini.

Para santri dan santriwati tidak perlu mencemaskan biaya mudik ke kampung halamannya.

Sebab, BNI menggelontorkan anggaran Corporate Social Responcibility (CSR) untuk membiayai biaya mudik para santri tersebut.

Asisten Manager Institusional Banking Officer BNI, Cabang Probolinggo, Riski Prananto mengatakan, Ramadhan 2019 ini program yang diluncurkan BNI adalah Mudik Bareng BNI.

"Khusus tahun ini kami bekerjasama dengan pondok pesantren. Dan pilihannya jatuh kepada Ponpes Nurul Jadid,” katanya, Selasa (21/5/2019).

100 santri Nurul Jadid, lanjut Riski, mengikuti program mudik gratis BNI. “Sesuai rekomendasi ponpes, santri yang mudik tujuan Bali, yakni Denpasar dan Singaraja yang kami berangkatkan siang tadi,” katanya.

Selain mudik gratis, dalam kesempatan yang sama BNI juga membagi paket sembako dan santunan kepada ratusan yatim piatu.

Selain di Probolinggo, program Mudik bareng BNI kali ini juga sedang berjalan di sejumlah pesantren di daerah lain. Di antaranya di Ponorogo dan Situbondo.

"Untuk tujuan mudik, kami mengikuti petunjuk dan rekomendasi pesantren yang ketempatan. Tahun lalu ada yang ke Madura. Nah untuk program yang di Probolinggo sekarang, tujuannya Bali,” tambahnya.

Panitia menyiapkan dua armada Bus Pandawa 87. Mereka dilepas Pimpinan Cabang BNI Probolinggo Sri Wijayanti, dan Pengasuh Ponpes Nurul Jadid, sekaligus Wakil Rektor Universitas Nurul Jadid, KH. Najib, sekitar pukul 12 siang.

Wakil Rektor, KH Najib mengucapkan, terimakasih atas program BNI. Dirinya selain bangga juga tenang melepas kepulangan para santri.

“Kepulangan santri kami tujuan Bali terkoordinir. Ini yang membuat seluruh pengasuh merasa lega dan tenang melepas mereka," pungkas dia. 

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved