Ramadan 2019

Fakta Peringatan Nuzulul Quran di Indonesia pada Malam 17 Ramadan

Nuzulul Quran dalam Bahasa Indonesia berarti turunnya Alquran. Peristiwa penting ini terjadi pada Lailatul Qadar (malam ketetapan)

Fakta Peringatan Nuzulul Quran di Indonesia pada Malam 17 Ramadan
Surabaya.Tribunnews.com
Fakta Peringatan Nuzulul Quran di Indonesia pada Malam 17 Ramadan 

SURYA.co.id | SURABAYA - Nuzulul Quran dalam Bahasa Indonesia berarti turunnya Alquran. Peristiwa penting ini terjadi pada Lailatul Qadar (malam ketetapan) seperti disebutkan dalam surah al-Qadar (97) ayat 1 :

إِنَّآ أَنْزَلْنٰهُ فِى لَيْلَةِ الْقَدْرِ
innaaa anzalnaahu fii lailatil-qodr

"Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Alqur'an) pada malam qadar."

Dijelaskan dalam buku Ringkasan Sahih Muslim Penyusun Zaki Al-din 'abd Al-azhim Al-mundziri (hal 352), Rasulullah menyampaikan waktu Lailatul Qadar terjadi pada 'sepuluh malam terakhir Bulan Ramadan, pada malam kesembilan, ketujuh, dan kelima'.

Maksud dari malam kesembilan, ketujuh, dan kelima ini adalah apabila Ramadan sudah sampai pada 21 malam (sebelum tanggal 22).

Jika Alquran diturunkan pada Lailatul Qadar, dan Lailatul Qadar terjadi pada 10 malam terakhir Ramadan, lalu mengapa peringatan Nuzulul Quran di Indonesia diperingati setiap malam 17 Ramadan?

Dalam Ensiklopedi Nurcholish Madjid penyusun Budi Munawar Rachman (hal 2573) dijelaskan, bangsa Indonesia menjadi satu-satunya negara yang memperingati Nuzulul Quran pada 17 Ramadhan, sementara bangsa lain tidak ada peringatan itu.

Menurut Budi Munawar Rachman dalam bukunya, peringatan Nuzulul Quran pada 17 Ramadan adalah hasil ijtima' Haji Agus Salim (Menteri Luar Negeri Indonesia 3 - Jaman Soekarno), seolah meneruskan tradisi kesultanan Cirebon, Demak, Solo, dalam memperingati Maulid Nabi.

Haji Agus Salim lantas mempunyai ide agar tidak hanya memperingati maulid, tapi juga Isra Miraj dan Nuzulul Quran.

Untuk menetapkan tanggal Nuzulul Quran ini, sepertinya Haji Agus Salim menyamakannya dengan peristiwa Perang Badar, perang yang menentukan antara pasukan kaum Muslim dan kaum Kafir Mekkah, tercatat dalam sejarah Perang Badar dengan kemenangan umat mulim pada 17 Ramadhan.

Meski begitu, sebagian pendapat lain menyatakan penetapan 17 Ramadhan sebagai peringatan Nuzulul Quran di Indonesia disamakan dengan momen Prokolamasi Indonesia pada 17 Agustus, yang juga bertepatan pada malam 17 Ramadhan.

Penetapan malam Nuzulul Quran ini sekaligus bukti bahwa para pendiri bangsa memiliki semangat berbangsa dan beragama mereka, benar-benar menyatu. 

Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved