DPRD Jatim Usulkan Puspa Agro Jadi BUMD Pangan

DPRD Jawa Timur mengusulkan Puspa Agro menjadi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang fokus di bidang pangan.

DPRD Jatim Usulkan Puspa Agro Jadi BUMD Pangan
Ist/Humas Pemprov Jatim
(foto dok) Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak saat menghadiri Awarding Lomba Hidroponik Antar Sekolah se-Jawa Timur di Gedung Tani Puspa Agro Sidoarjo, Rabu (27/3/2019) 

SURYA.co.id | SURABAYA - DPRD Jawa Timur mengusulkan Puspa Agro menjadi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang fokus di bidang pangan.

Unit Usaha milik BUMD Jatim, PT Jatim Grha Utama ini dinilai memiliki modal yang cukup untuk dapat difungsikan sebagai BUMD.

Hal ini disampaikan Anggota Komisi C DPRD Jatim, Renville Antonio. Renville menjelaskan bahwa pada dasarnya pemprov Jatim telah memiliki unit usaha yang bergerak di sekto pangan, yakni Puspa Agro.

"Selama ini Puspa Agro memiliki potensi besar, namun kurang maksimal. Sebab, selama ini PT JGU kan bergerak di bidang properti. Sementara PT Puspa Agro menjadi anak perusahaan yang bergerak di bidang pangan. Sehingga, memang sedikit tidak sinkron," kata Renville di Surabaya, Selasa (21/5/2019).

Padahal, sejak awal Puspa Agro didirikan khusus untuk fokus di sektor pangan.

"Sehingga, dibandingkan membuat baru, seharusnya cukup dengan mengembangkan yang sudah ada," jelas Renville yang juga politisi Partai Demokrat ini.

Untuk diketahui, Puspa Agro berdiri sejak 2010 silam dan pernah menyandang predikat pasar perdagangan agrobisnis terbesar kedua di Asia Tenggara. Berlokasi di kawasan Jemundo, Taman, Sidoarjo, Puspa Agro berdiri di atas lahan seluas 50 hektar.

Di awal pendiriannya, Puspa Agro diharapkan dapat menyuplai produk Agro, seperti sayuran, buah, dan beberapa produk pertanian lainnya. Bukan hanya untuk Jatim dan dalam negeri, namun juga luar negeri.

Hal senada disampaikan Anggota Komisi C DPRD Jatim dari Fraksi PDI Perjuangan, Sri Untari. Menurutnya, Puspa Agro memiliki modal berupa infrastruktur dan sumber daya manusia yang komplit.

Sehingga, untuk menjadi BUMD, tinggal menambah divisi yang khusus menjaga stok pangan.

Halaman
12
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved