Berita Surabaya

Bengkel di Prapen Surabaya Nyaris Ludes Terbakar, Berawal dari Percikan Las

Api diketahui berasal dari percikan api las listrik dari aktivitas pekerja bangunan cafe di sebelah barat bengkel.

Bengkel di Prapen Surabaya Nyaris Ludes Terbakar, Berawal dari Percikan Las
tribun jatim/luhur pambudi
Kondisi atap bengkel pasca terbakar di Jalan Raya Prapen No 22, Panjang Jiwo, Tenggilis Mejoyo, Surabaya, Selasa (21/5/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Sebuah bengkel mobil di Jalan Raya Prapen No 22, Panjang Jiwo, Tenggilis Mejoyo, Surabaya nyaris ludes di lumat api, Selasa (21/5/2019).

Api diketahui berasal dari percikan api las listrik dari aktivitas pekerja bangunan cafe di sebelah barat bengkel.

Percikan api las tersebut mengenai lapisan alumunium foil peredam panas atap galvalum, lalu terbakar.

Karena lapisan tersebut mudah terbakar, api langsung merambat begitu cepat melumat lapisan alumunium atap seluas 5 m x 6 m itu.

Menurut pekerja bengkel, Sulton Mada, api membakar atap sekitar 15 menit lamanya.

Selama itu, ia bersama rekan pekerjanya yang lain berjibaku memadamkan kobaran api di langit-langit atap galvalum menggunakan sebuah Alat Pemadam Ringan (APAR) dan kain basah.

"Tadi apinya merembet cepat sekali, kena angin makin membesar," katanya di lokasi, Selasa (21/5/2019).

Mada menengarai, sumber api yang membakar lapisan alumunium galvalum akibat dari percikan pekerja las.

"Dari samping bengkel ada orang ngelas kerangka mau buat cafe, kena percikan lasnya itu," jelasnya.

Sementara itu, Kabid Operasional PMK Surabaya Bambang Vistadi membenarkan, penyebab kebakaran akibat lapisan alumunium bagunan terkena percikan las.

Meskipun api sempat merambat cepat, aksi gerak cepat para pekerja bengkel menggunakan APAR dan kain basah mampu memadamkan api, sebelum petugas tiba.

"Tidak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran itu. Kami cuma lakukan pembasahan," jelas Bambang.

Saat ini Tim Inafis Polrestabes Surabaya telah tiba di lokasi untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengidentifikasi penyebab kebakaran. (Luhur Pambudi)

Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved