Berita Entertainment

Ustaz Yusuf Mansur Dituding Angkuh karena Batalkan Ceramah Gara-gara Sound System, Begini Responnya

Ustaz Yusuf Mansur dituding angkuh dan sombong gara-gara membatalkan ceramah sepihak hanya karena masalah sound system.

Ustaz Yusuf Mansur Dituding Angkuh karena Batalkan Ceramah Gara-gara Sound System, Begini Responnya
instagram
Ustaz Yusuf Mansur Dituding Angkuh karena Batalkan Ceramah Gara-gara Sound System, Begini Responnya 

SURYA.CO.ID - Ustaz Yusuf Mansur dituding angkuh dan sombong gara-gara membatalkan ceramah sepihak hanya karena masalah sound system. 

Keangkuhan Ustaz Yusuf Mansur yang terjadi belasan tahun silam itu diulik kembali seorang netizen di akun media sosial sang pedakwah. 

Bukannya marah, ustaz Yusuf Mansur justru mengungkap keangkuhan itu bukan kali pertama dilakukan. 

Hal ini berawal ketika akun dani_al_farisi mengatakan Ustaz Yusuf Mansur pernah membatalkan secara sepihak untuk mengisi acara di Masjid Kampus Universitas Diponegoro, Semarang, Jawa Tengah.

Pembatalan yang dilakukan Ustaz Yusuf Mansur rupanya hanya karena permasalahan sound system atau pengeras suara.

"Saya ingat betul betapa angkuhnya jenengan dulu," tulis dani_al_farisi dikutip TribunJakarta.com, pada Senin (20/5/2019).

Ustaz Yusuf Mansur saat menghadiri aksi damai 212 di sekitaran Monumen
Ustaz Yusuf Mansur saat menghadiri aksi damai 212 di sekitaran Monumen (Tribunnews.com/Apfia Tioconny Billy)

Ia lantas menceritakan kala itu Ustaz Yusuf Mansur tak jadi mengisi acara di Masjid di kampus ternama itu hanya karena pengeras suara.

Ia mengatakan Ustaz Yusuf Mansur merasa tak cocok dengan pengeras suara, padahal penceramah ternama itu sudah berada di lokasi acara.

"Ketika membatalkan secara sepihak untuk mengisi acara di Masjid Kampus Universitas Diponegoro, dengan asalan soundsistem yang tidak cocok, padahal jenengan sudah di tempat," tulis dani_al_farisi.

Ia mengungkapkan apakah Ustaz Yusuf Mansur tak bisa merasakan kesedihan hati para panitia dan perserta acara yang sudah hadir.

Halaman
1234
Editor: Musahadah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved