Polres Tulungagung Sweeping Calon Penumpang Bus Untuk Mencegah Mobilisasi Massa Aksi 22 Mei

Khoril mengimbau warga yang akan ke Jakarta tanpa tujuan jelas agar membatalkan niatnya sebab sudah beredar fakta ada pihak yang akan melakukan teror.

Polres Tulungagung Sweeping Calon Penumpang Bus Untuk Mencegah Mobilisasi Massa Aksi 22 Mei
surabaya.tribunnews.com/david yohanes
Personil Polres Tulungagung memberi himbauan calon penumpang di Terminal Gayatri Tulungagung agar tidak berangkat ke Jakarta untuk mengikuti aksi 22 Mei. 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Petugas dari Polres Tulungagung menyisir penumpang yang ada di Terminal Gayatri Tulungagung, Senin (20/5/2019).

Dipimpin Kabag Ops, Kompol M Khoiril, kegiatan ini dilakukan polisi untuk mencari para penumpang yang diperkirakan akan pergi ke Jakarta demi mengikuti aksi 22 Mei

Selain memberikan himbauan agar tidak pergi ke Jakarta jika tidak ada kegiatan yang jelas, polisi juga memeriksa indentitas calon penumpang.

Khoiril mengatakan, kegiatan ini bagian dari Operasi Pekat yang dilaksanakan sejak tanggal 5 hingga 26 Mei 2019.

“Sasarannya seperti senjata tajam, narkoba. Alhamdulillah, tidak ditemukan di antara penumpang,” terangnya.

Cegah Keberangkatan Massa Aksi 22 Mei, Polisi Jember Intensifkan Razia

Peserta Aksi 22 Mei Diimbau Waspada, Ada Indikasi Disusupi Kelompok JAD untuk Lakukan Teror

Khoril mengimbau warga yang akan ke Jakarta tanpa tujuan jelas agar membatalkan niatnya.

Sebab sudah beredar fakta bahwa ada pihak-pihak tertentu yang akan melakukan serangan teror.

“Demi keselamatan bangsa, tidak usah berangkat ke Jakarta,” ucap Khoiril.

Sebelumnya, Kapolda Jawa Timur mengungkapkan, ada tiga bus yang hendak ke Jakarta digagalkan.

Salah satunya adalah rombongan dari Tulungagung.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved