Berita Mojokerto

Motif Pembunuhan dan Pembakaran Pria di Mojokerto yang Jasadnya Ditemukan di Ladang Jagung

Priono alias Yoyok (38), melakukan pembunuhan disertai pencurian dan pembakaran karena istri korban sering menghina istri pelaku.

Motif Pembunuhan dan Pembakaran Pria di Mojokerto yang Jasadnya Ditemukan di Ladang Jagung
surya.co.id/febrianto ramadani
Priono alias Yoyok (38) dan Dantok alias gundul (36), tersangka pelaku pembunuhan dan pembakaran terhadap tetangganya, Kuswanto, diperlihatkan polisi dalam rilis di Mapolres Mojokerto Kota, Senin (20/5/2019). 

SURYA.co.id | MOJOKERTO -  Motif dan peran masing-masing pelaku terkuak dalam pembunuhan Eko Yuswanto (32) yang mayatnya dibakar dan ditemukan di ladang jagung.

Sang pelaku Priono alias Yoyok (38), melakukan pembunuhan disertai pencurian dan pembakaran mayat terhadap Juragan Barang Rongsokan sekaligus tetangganya itu lantaran dendam karena istri korban sering menghina keluarga dan istri pelaku.

Sedangkan Peran pelaku lainnya, Dantok alias gundul (36) yang merupakan warga Dimoro RT 04 RW 01, Tambakagung, Puri, Mojokerto memberikan tempat dalam bentuk ruangan yang digunakan untuk membunuh korban.

Kapolres Mojokerto Kota AKBP Sigit Danny Setiono menjelaskan, sebagian besar ide untuk melakukan pembunuhan berasal dari Priono yang warga Temenggungan RT 03 RW 05, Kejagan, Trowulan, Mojokerto.

"Peran dari kedua tersangka sebagian besar di dominasi oleh tersangka Yoyok yang memiliki ide untuk melakukan pembunuhan. Dibantu oleh tersangka kedua Dantok yang memberikan bantuan berupa tenaga, tempat dan sarana prasarana." Jelas Sigit di ruang Humas Polres Mojokerto Kota, Senin Sore (20/5/2019).

Kata Sigit, Kasus pembunuhan ini pada tahap status pemeriksaan dengan memeriksa 14 saksi yang terkait dengan kasus pembunuhan dan pembakaran mayat yang jasadnya ditemukan di area petak 79 perhutani, dusun manyarsari desa gunungsari kecamatan dawarblandong kabupaten mojokerto.Pada Senin pagi (13/5/2019),

"Tidak ada tersangka lain dalam kasus pembunuhan ini, tersangkanya cuma dua saja dan kasus ini sampai tahap status pemeriksaan tersangka." Imbuh

Penulis: Febrianto Ramadani
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved