Liputan Khusus

Ini Fasilitas untuk Pemudik yang Melintasi Ruas Tol Ngawi-Kertosono saat Mudik Lebaran 2019

Pengguna jalan tol juga bisa memanfaatkan rest area yang berada di sepanjang jalur Tol Ngawi-Kertosono.

Ini Fasilitas untuk Pemudik yang Melintasi Ruas Tol Ngawi-Kertosono saat Mudik Lebaran 2019
surya.co.id/mohammad romadoni
Ruas tol Ngawi-Kertosono yang siap dilintasi pemudik saat arus mudik dan balik Lebaran 2019. Ada sejumlah fasilitas yang disiapkan di sepanjang 88 km ruas tol ini. 

SURYA.co.id | NGAWI - Dirut PT Jasa Marga Ngawi-Kertosono Kediri, Iwan Moedyarno mengatakan seperti tahun lalu pihaknya akan menyediakan fasilitas perjalanan dengan armada yang standar, sekaligus layanan maksimal.

Fasilitas itu terdiri enam unit patroli jalan tol, enam unit derek, tiga unit ambulans, dua unit rescue dan kantib dua unit.

Seluruh petugas pelayanan akan stanby di sepanjang Tol Ngawi-Kertosono sejauh 88 kilometer.

“Kita sudah pasang 65 kamera CCTV, ada juga Variable Message Sign di pintu masuk Gerbang Tol Madiun, pintu masuk Tol Caruban dan Gerbang Tol Nganjuk,” ujarnya.

Iwan menjelaskan, pengguna jalan tol juga bisa memanfaatkan rest area yang berada di sepanjang jalur Tol Ngawi-Kertosono.

Beberapa rest area berada di KM 597 A dan B, KM 626 A dan B, lalu ada rest area fungsional di KM 640.
Rest area fungsional artinya diperuntukkan darurat jadi bisa dipakai semi permanen.

“Ada enam rest area di Tol Kertosono-Ngawi kita juga bekerja sama dengan rumah sakit di setiap rest area ada poliklinik dan juga ambulans,” jelasnya.

Dia mengungkapkan pihaknya mengantisipasi kepadatan arus kendaraan yang melalui gerbang tol saat arus mudik hingga arus balik Lebaran 2019.

Karena itulah pihaknya mempersiapkan alat mobile reader khususnya di Gerbang Tol Madiun dan Nganjuk.
Penambahan alat mobile reader itu diperuntukkan untuk e-toll guna memperlancar arus kendaraan.

“Mudah-mudahan semuanya itu bisa membantu kelancaran menjelang arus mudik hingga arus balik 2019 khususnya di jalur tol,” ujar Iwan.

Dikatakannya, dari sisi pengamanan pihaknya telah bekerja sama dengan kepolisian setempat di setiap rest area ada pos pengamanan dan di pintu gerbang masuk atau exit tol.

Iwan mengatakan mengenai rambu-rambu lalu lintas dan peneranan cukup banyak di Tol Ngawi-Kertosono.
Lampu atau penerangan sesuai standar internasional, tidak di sepanjang jalan ada lampu PJU.

Penerangan yang ada itu pasti berada di dekat rest area, dan di tiga interchange (Madiun, Nganjuk dan interchange Caruban).

“Penerangan itu ada, tapi di jalan rayanya lampu reflektor kan lengkap sesuai standar lalu ada lampu flip-flop kuning. Itu ada di daerah rawan potensi kecelakaan,” paparnya. (Mohammad Romadoni/Danendra)

Editor: Titis Jati Permata
Sumber: Surya Cetak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved