Pilpres 2019

Banyak Rombongan Aksi 22 Mei Kena Sweeping, BPN Prabowo-Sandi Kesal, Sebut Pemerintah Otoriter

Anggota Dewan Pakar Badan Pemenangan Nasional ( BPN) Prabowo-Sandi, Bambang Haryo Soekartono menilai pemerintahan sekarang sangat otoriter.

Banyak Rombongan Aksi 22 Mei Kena Sweeping, BPN Prabowo-Sandi Kesal, Sebut Pemerintah Otoriter
SURYA.co.id/Fatimatuz Zahro
Bambang Haryo, tokoh politisi Partai Gerindra saat memberikan keterangan pada awak media, Sabtu (23/3/2019). Banyak Rombongan Aksi 22 Mei Kena Sweeping, BPN Prabowo-Sandi Kesal, Sebut Pemerintah Otoriter 

Untuk memitigasi rencana aksi teror dari jaringan teroris, Dedi berujar, hingga kini Densus 88 terus memantau dan menangkap terduga teroris.

“Pelaku-pelaku dekat dengan masyarakat. Tidak menutup kemungkinan kelompok ini bergabung dengan massa, akan sulit untuk mendeteksi mereka,” imbuhnya.

Polri juga mengimbau masyarakat tidak turun ke jalan untuk menjadi massa aksi pada 22 Mei nanti lantaran ada indikasi teror yang dilakukan oleh kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

“Bahwa tanggal 22 Mei, masyarakat kami imbau tidak turun. Kami tidak ingin ini terjadi (serangan) di kerumunan massa,” ujar Kadiv Humas Polri Irjen Pol M Iqbal di Mabes Polri, Jumat (17/5/2019).

Iqbal menegaskan bahwa terduga teroris berencana beraksi pada 22 Mei.

“Bahwa pelaku tindak pidana terorisme ini betul-betul memanfaatkan momentum pesta demokrasi,” ucap dia. (Laporan wartawan Sofyan Arif Candra Sakti/Kompas.com)

Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved