Pilpres 2019

Banyak Rombongan Aksi 22 Mei Kena Sweeping, BPN Prabowo-Sandi Kesal, Sebut Pemerintah Otoriter

Anggota Dewan Pakar Badan Pemenangan Nasional ( BPN) Prabowo-Sandi, Bambang Haryo Soekartono menilai pemerintahan sekarang sangat otoriter.

Banyak Rombongan Aksi 22 Mei Kena Sweeping, BPN Prabowo-Sandi Kesal, Sebut Pemerintah Otoriter
SURYA.co.id/Fatimatuz Zahro
Bambang Haryo, tokoh politisi Partai Gerindra saat memberikan keterangan pada awak media, Sabtu (23/3/2019). Banyak Rombongan Aksi 22 Mei Kena Sweeping, BPN Prabowo-Sandi Kesal, Sebut Pemerintah Otoriter 

Adapun titik-titik yang akan diamankan antara lain Kantor KPU, Bawaslu, dan Istana.

Andika menyebut, ada 16.882 prajurit TNI AD yang siaga di Jakarta untuk mengamankan kegiatan tersebut.

TNI-Polri siapkan 20 ribu personel cadangan

Sementara itu, aparat gabungan TNI dan Polri menyiagakan personel cadangan untuk mengamankan rencana aksi 22 Mei yang rencananya akan digelar di depan kantor KPU.

“Ada 20 ribu personel cadangan dari TNI dan Polri yang disiapkan bila dibutuhkan dalam situasi tertentu,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal (Pol) Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (20/5/2019).

Sebelumnya, lanjut dia, aparat keamanan menyiagakan hampir 34 ribu personel. Total 54 ribu personel ini khusus ditempatkan di Ibu Kota.

Dedi berharap penyampaian pendapat oleh massa dan pengumuman dan penetapan hasil rekapitulasi suara Pemilu 2019 berjalan lancar dan damai.

Ia menuturkan, para personel ini merupakan gabungan seluruh anggota Brimob Nusantara dari seluruh kepolisian daerah dan Perintis Nusantara yang merupakan anggota Sabhara Polri.

“Semua dilakukan untuk memberikan jaminan keamanan pada 22 Mei, sebelum maupun sesudah pengumuman suara tingkat nasional,” sambungnya.

Anggota TNI dan Polri yang bersiaga di lokasi aksi, seperti diungkapkan Dedi, tidak dilengkapi peluru tajam dan senjata dalam mengamankan aksi.

Halaman
1234
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved