Pilpres 2019

Banyak Rombongan Aksi 22 Mei Kena Sweeping, BPN Prabowo-Sandi Kesal, Sebut Pemerintah Otoriter

Anggota Dewan Pakar Badan Pemenangan Nasional ( BPN) Prabowo-Sandi, Bambang Haryo Soekartono menilai pemerintahan sekarang sangat otoriter.

Banyak Rombongan Aksi 22 Mei Kena Sweeping, BPN Prabowo-Sandi Kesal, Sebut Pemerintah Otoriter
SURYA.co.id/Fatimatuz Zahro
Bambang Haryo, tokoh politisi Partai Gerindra saat memberikan keterangan pada awak media, Sabtu (23/3/2019). Banyak Rombongan Aksi 22 Mei Kena Sweeping, BPN Prabowo-Sandi Kesal, Sebut Pemerintah Otoriter 

SURYA.co.id | SURABAYA - Anggota Dewan Pakar Badan Pemenangan Nasional ( BPN) Capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo-Sandi, Bambang Haryo Soekartono menilai pemerintahan sekarang otoriter.

Hal tersebut menyusul dengan adanya sweeping dari kepolisian kepada massa yang akan berangkat ke Jakarta untuk aksi 22 Mei saat penetapan hasil pemilu 2019 di Kantor KPU.

"Seakan-akan demokrasi ini dibungkam kembali, padahal mengemukakan pendapat ini adalah menyangkut hak asasi manusia," ucap Bambang Haryo, Senin (20/5/2019).

Bambang Haryo lalu menjelaskan dalam UUD 1945 Pasal 28 E ayat 3 berisi "setiap orang berhak atas kebebasan berserikat berkumpul dan mengeluarkan pendapat,".

Dan di UUD 1945 pasal 19 berisi "Setiap orang berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul, dan Mengeluarkan pendapat,"

"Harusnya pemerintah dan negara melindungi hak asasi manusia dan masyarakat. Makanya saya bilang pemerintah saat ini sangat otoriter, ini sama dengan pemerintah orde baru," ucap politisi Gerindra ini.

Anggota Komisi V DPR RI berpendapat seharusnya polisi malah mengawal masyarakat yang akan menuju ke Jakarta.

"Ini malah di sweeping. Polisi itu tidak boleh menakuti-nakuti rakyat, apalagi dengan senjata," lanjutnya.

Menurut Bambang Haryo tidak seharusnya kepolisian khawatir dengan aksi tersebut karena terbukti aksi 212 berjalan damai dan tidak mengotori lingkungan.

"Kalau kepolisian mau menjaga kondusifitas, itu cukup di Jakarta dan cukup mengkondisikan orang-orang yang ikut aksi damai tersebut," ucapnya.

Halaman
1234
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved