Berita Kediri

25 Pasangan Bukan Suami Istri Diciduk Satpol PP Kota Kediri, Terindikasi Lakukan Perbuatan Asusila

Satpol PP Kota Kediri selama Ramadan telah mengamankan puluhan pasangan bukan suami istri yang berduaan di kamar kos dan kamar hotel.

25 Pasangan Bukan Suami Istri Diciduk Satpol PP Kota Kediri, Terindikasi Lakukan Perbuatan Asusila
surya/didik mashudi
Pasangan bukan suami istri yang terjaring razia dilakukan pendataan dan pembinaan setelah diciduk dari berbagai hotel dan tempat kos oleh Satpol PP Kota Kediri. 

SURYA.co.id | KEDIRI - Satpol PP Kota Kediri selama Ramadan telah mengamankan puluhan pasangan bukan suami istri yang berduaan di kamar kos dan kamar hotel. Para pasangan itu diindikasikan sedang ataupun sudah melakukan perbuatan asusila.

"Sebanyak 25 pasangan bukan suami istri yang ditemukan di kamar kos dan kamar hotel ada indikasi melakukan tindak asusila," ungkap Nur Khamid, Kabid Trantibun Satpol PP Kota Kediri Nur Khamid usai evaluasi kerja Peraturan Walikota (Perwali) No 7 tahun 2017 tentang Penertiban Kegiatan di Bulan Suci Ramadan, Senin (20/5/2019).

Selain puluhan pasangan bukan suami istri yang ditindak, pihaknya juga membubarkan 16 muda-mudi pelaku pesta miras ditemukan di warung dan kamar rumah kos.

"Petugas juga menertibkan arena permainan dingdong dengan indikasi dibuat judi di dua lokasi," sambungnya.

Selain itu, patroli petugas Satpol PP juga menemukan 5 bungkusan berisi petasan.

Terhadap pelanggaran yang ditemukan petugas telah dilakukan langkah pendataan dan pembinaan serta diserahkan kepada pihak keluarga yang terkait.

Sedangkan kepada pemilik usaha telah dipanggil, diberikan surat peringatan serta sanksi penyegelan dan penutupan tempat usaha.

"Hasil evaluasi akan kami tingkatkan pemantauan, pengawasan dan razia internal dan gabungan TNI, Polri secara terus menerus sesuai dengan program kerja," jelasnya.

Nur Khamid juga menghimbau kepada masyarakat untuk memberikan informasikan kepada petugas apabila mengetahui hal-hal yang menyangkut gangguan ketrentraman dan ketertiban umum di masyarakat kepada petugas.

"Kami berharap agar masyarakat tidak berbuat yang melangar norma-norma," ungkapnya.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved